Buron Narkoba Nomor Satu Thailand Punya KTP Indonesia

MENGGUNAKAN KTP  palsu dengan nama Sulaiman, buronan bandar narkoba nomor satu Thailand bernama asli Thailand Chaowalit Thongduang alias Sia Pang Nanode ditangkap di Bali.

Kabareskrim Komjen Pol Wahyu Widada mengatakan selama dalam pelarian di Indonesia, Chaowalit menggunakan identitas palsu, berupa KTP, kartu keluarga, dan akte kelahiran atas nama Sulaiman.

“Kami tengah menindaklanjuti pengembangan kasus ini dengan mengusut pelaku pembuat KTP palsu yang dipakai Sulaiman atau Chaowalit Thungduang,” kata Wahyu dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (2/6/2024).

Ia menegaskan bahwa Chaowalit tidak bisa berbahasa Inggris maupun bahasa Indonesia namun Chaowalit mengantongi KTP Indonesia dengan nama Sulaiman. Identitas sebagai WNI didapat dari Aceh.

BACA JUGA  Polisi Sidoarjo Ungkap 59 Kasus Narkoba dalam Dua Bulan Terakhir

Berdasarkan hasil penyelidikan, Chaowalit mendapatkan identitas palsu dari seseorang berinisial FS yang dikenalkan oleh salah satu saksi di Thailand, guna membantu pelarian. “Karena kami peduli dengan hal ini, begitu mudahnya orang bisa membuat KTP, apalagi orang tidak bisa berbahasa Indonesia, tidak bisa berbahasa Inggris, bisa buka buku rekening, ini jadi pertanyaan kami,” katanya.

Penyelidikan  terkait KTP palsu Chaowalit ini akan didalami oleh Polda Aceh dan Polda Sumatra Utara karena Chaowalit setelah melarikan diri dari Thailand ke Aceh lalu ke Sumatra Utara.

Chaowalit merupakan bandar narkoba jaringan internasional yang berada di Myanmar, Thailand, dan Australia. Dia dipenjara atas tindak pidana narkoba. Namun saat berada di rumah sakit pada 22 Oktober 2023 melarikan diri dibantu beberapa rekannya. Dia juga melakukan penembakan terhadap anggota kepolisian Thailand.

BACA JUGA  Polda DIY Tangkap 16 Tersangka Kasus Narkoba

Awalnya Chaowalit akan melarikan Diri ke India, namun akhirnya memilih ke Indonesia karena masalah wajah.  Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Mukti Juharsa mengatakan Chaowalit merasa tak memiliki kesamaan wajah dengan masyarakat India.

Ia menambahkan Polri kini mendalami dugaan Chaowalit terhubung dengan gembong narkob Fredy Pratama. Selama pelarian di Indonesia, dia mendapatkan tempat tinggal, makan dan biaya hidup dari para kaki tangannya. (Ant/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pengamat Apresisi Konsolidasi Prabowo dengan 800 Pati TNI-Polri

LANGKAH Presiden Prabowo Subianto yang mengumpulkan sekitar 800 perwira tinggi (Pati) TNI dan Polri di Istana Negara, Rabu (7/10/2026) patut diapresiasi. Pasalnya pertemuan bisa menjadi momentum untuk menyatukan persepsi mengenai…

Putusan MK Soal Ijazah Gibran Tunjukkan Kelemahan Verifikasi Pencalonan

PUSAT Studi Hukum dan Konstitusi (PSHK) Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia menilai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait persoalan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka dalam pencalonan Wakil Presiden Tahun 2024 menunjukkan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Tokoh Masyarakat Kotamobagu Temui Kolonel Edward Sitorus, Bintang TNI di Medsos

  • October 10, 2026
Tokoh Masyarakat Kotamobagu Temui Kolonel Edward Sitorus, Bintang TNI di Medsos

Persebaya Bekuk Isenmulang, Persik Hentikan Laju Madura United

  • October 10, 2026
Persebaya Bekuk Isenmulang, Persik Hentikan Laju Madura United

Perlu Kerjasama Antarnegara untuk Hadapi Ancaman Karhutla

  • October 9, 2026
Perlu Kerjasama Antarnegara untuk  Hadapi Ancaman Karhutla

RSUD dr. Slamet Garut Siap Kembangkan Layanan Berstandar Smart Hospital

  • October 9, 2026
RSUD dr. Slamet Garut Siap Kembangkan Layanan Berstandar Smart Hospital

Tasikmalaya Great Sale Diharap Dorong Perekonomian Daerah

  • October 9, 2026
Tasikmalaya Great Sale Diharap Dorong Perekonomian Daerah

PT KAI Perkuat Konektivitas Ekonomi Antarwilayah di Sumut

  • October 9, 2026
PT KAI Perkuat Konektivitas Ekonomi Antarwilayah di Sumut