
REKTOR IPB University, Prof. Dr. Arif Satria, resmi dilantik sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggantikan Laksana Tri Handoko, pada Senin (10/11/2025) di Istana Negara, Jakarta.
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, bersamaan dengan pelantikan Wakil Kepala BRIN Prof. Dr. Ir. Amarulla Octavian serta Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial.
Pergantian pimpinan BRIN ini menjadi sorotan publik lantaran lembaga tersebut sebelumnya diwarnai konflik internal antara Kepala BRIN terdahulu dengan sejumlah pegawainya, yang dinilai mengganggu suasana kerja.
Arif Satria sendiri dikenal sebagai akademisi yang telah dua periode menjabat Rektor IPB University periode pertama 2017–2022 dan kini memasuki periode kedua 2023–2028. Namun, di tengah masa jabatannya, Presiden Prabowo menunjuknya untuk memimpin BRIN.
Dalam karier pemerintahan, Arif juga memiliki rekam jejak panjang. Ia pernah menjadi penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan pada 2012–2019, serta Tim Ahli Menteri KKP pada 2001–2002.
Dengan pengalamannya di dunia riset dan kebijakan publik, Arif diharapkan mampu memperkuat arah kebijakan riset nasional menuju inovasi yang berdaya saing dan berdampak luas. (*/S-01)









