Tiga Warga Ukraina Tewas dalam Serangan Rusia di Timur Laut Ukraina

  • Global
  • March 28, 2024
  • 0 Comments

SEBANYAK Tiga orang tewas dalam serangan Rusia di Ukraina timur laut dan selatan. Kyiv menyerukan lebih banyak sistem pertahanan udara Patriot untuk melawan lonjakan serangan rudal.

Rusia menggunakan bom berpemandu dalam serangan udara di kota Kharkiv pada Rabu (27/3), untuk pertama kalinya sejak 2022, menewaskan sedikitnya satu orang dan melukai 16 lainnya.

Saat mengumumkan jumlah korban jiwa, Wali Kota Kharkiv Ihor Terekhov menggambarkan serangan itu sebagai aksi teror berdarah lainnya terhadap warga Ukraina. Ia mengatakan empat anak termasuk di antara korban luka.

Tiga bangunan tempat tinggal rusak, kata kementerian dalam negeri melalui pesan Telegram. Terekhov mengatakan fasilitas medis juga rusak dan polisi setempat mengatakan sebuah sekolah terkena serangan.

BACA JUGA  Gempa 8,8 Guncang Kamchatka, Picu Tsunami dan Erupsi Gunung

Kharkiv dan wilayah sekitarnya sering diserang dengan rudal dan drone sejak invasi besar-besaran Rusia dimulai pada Februari 2022, namun penggunaan bom berpemandu kaliber besar merupakan hal yang tidak biasa.

“Kharkiv terkena bom udara untuk pertama kalinya sejak 2022,” kata Serhiy Bolvinov, kepala departemen investigasi kepolisian daerah tersebut.

Gubernur wilayah tersebut Oleh Syniehubov juga melaporkan penggunaan amunisi berpemandu pada Rabu (27/3). Moskow telah meningkatkan serangan udara terhadap Ukraina dalam beberapa minggu terakhir, menargetkan infrastruktur utama termasuk pembangkit listrik sebagai pembalasan atas pemboman fatal di wilayah perbatasan Rusia.

Pada bagian lain, Presiden Volodymyr Zelensky mendesak sekutu Ukraina untuk mempercepat pengiriman pesawat tempur dan sistem pertahanan udara Patriot setelah serangan tersebut. Kemudian memperkuat pertahanan udara Ukraina dan mempercepat pengiriman F-16 ke Ukraina adalah tugas penting.

BACA JUGA  Iran Siap Hentikan Serangan jika Isreal tak lagi Menyerang

“Tidak ada penjelasan rasional mengapa Patriot, yang jumlahnya banyak di seluruh dunia, masih belum menutupi langit Kharkiv dan kota-kota lain,” tambahnya.

Di Ukraina selatan, gubernur wilayah Kherson, yang sebagian diduduki Rusia, mengatakan seorang wanita tewas dalam serangan pesawat tak berawak di desa Mykhailivka.

Di kota Nikopol di bagian tenggara, para pejabat mengatakan tembakan artileri menewaskan seorang pria berusia 55 tahun, sementara serangan rudal balistik di wilayah pesisir Mykolaiv menyebabkan delapan orang terluka.

Komandan pasukan darat Ukraina pekan lalu memperingatkan bahwa Rusia akan mengumpulkan lebih dari 100 ribu tentara sebelum melakukan serangan besar-besaran pada musim panas ini, seiring Moskow berupaya memanfaatkan keunggulannya di medan perang.

BACA JUGA  Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy Tolak Hentikan Perang

Sementara itu Rusia mengumumkan bahwa sistem pertahanan udaranya telah menembak jatuh 18 roket di dekat kota perbatasan Belgorod, yang sering menjadi sasaran serangan fatal Ukraina.

Gubernur wilayah Belgorod, Vyacheslav Gladkov, mengatakan dua orang terluka dalam serangan itu dan serangan pesawat tak berawak. (Berbagai sumber/N-1)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Iran Disebut Siap Perang Berbulan-bulan dengan AS

PERNYATAAN para pejabat Iran bahwa mereka siap berperang selama berbulan-bulan dengan Amerika Serikat dan Israel bukan bualan belaka. Hal itu bahkan diakui sendiri oleh Badan Intelijen Pusat AS (CIA). Menurut…

Parlemen Italia Resmi Dukung Hibah Kapal Induk Garibaldi untuk Indonesia

PARLEMEN Italia akhirnya mendukung rencana pemerintah untuk menyumbangkan kapal induk tua mereka ke Indonesia. Sebab hal itu dinilai akan memperkuat hubungan kedua negara sekaligus menghindari biaya pembongkaran dan perawatannya yang…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Sebagian Wilayah RI Diprediksi Diguyur Hujan Hari ini

  • May 16, 2026
Sebagian Wilayah RI Diprediksi Diguyur Hujan Hari ini

Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

  • May 15, 2026
Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

  • May 15, 2026
Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

  • May 15, 2026
Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

  • May 15, 2026
Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

  • May 15, 2026
Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam