Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy Tolak Hentikan Perang

PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelenskyy bisa menghentikan konflik perang Ukraina “hampir seketika” jika ia mau.

Hal itu diklaim oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump seraya meningkatkan tekanan terhadap Ukraina agar menerima kesepakatan untuk mengakhiri perang dengan Rusia.

Melalui unggahan di platform Truth Social pada Minggu (17/8), Trump menegaskan bahwa dalam kesepakatan damai tidak akan ada pembahasan pengembalian Krimea yang diduduki Rusia maupun keanggotaan Ukraina di NATO.

“Presiden Volodymyr Zelenskyy bisa mengakhiri perang dengan Rusia hampir seketika, atau melanjutkan pertempuran. Ingat bagaimana ini dimulai. Tidak ada lagi pembicaraan tentang Obama yang memberikan Krimea 12 tahun lalu tanpa tembakan, dan tidak ada masuk NATO bagi Ukraina. Beberapa hal tidak pernah berubah!!!” tulis Trump.

BACA JUGA  Bahli Pastikan Minyak Rusia segera Masuk Indonesia

Volodymyr Zelenskyy tolak damai

Pernyataan itu muncul sehari sebelum kunjungan penting  Volodymyr Zelenskyy ke Gedung Putih, Senin (18/8), yang juga akan didampingi para pemimpin Eropa.

Kekhawatiran muncul di Brussel dan Kyiv bahwa Trump bisa menyetujui kesepakatan yang terlalu menguntungkan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Menanggapi hal tersebut, Zelenskyy menegaskan bahwa kompromi di masa lalu, termasuk soal Krimea, justru membuat Putin semakin berani melancarkan perang baru.

“Kami semua memiliki keinginan kuat untuk mengakhiri perang dengan cepat dan pasti. Namun perdamaian haruslah abadi,” tulis Zelenskyy di platform X.

“Bukan seperti dulu, ketika Ukraina dipaksa menyerahkan Krimea dan sebagian Donbas, lalu Putin menggunakannya sebagai batu loncatan untuk serangan baru. Atau ketika Ukraina diberi ‘jaminan keamanan’ pada 1994, tetapi tidak pernah berhasil,” tegasnya. (*/S-01)

BACA JUGA  Gempa Rusia Runtuhkan Bangunan dan Gedung Sekolah

Siswantini Suryandari

Related Posts

AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

AMERIKA Serikat dan Iran dilaporkan kembali saling melancarkan serangan kendati sudah ada kesepakatan damai. AS dilaporkan telah menyerang sejumlah lokasi di sepanjang pesisir selatan Iran. Iran pun mengecam serangan tersebut.…

Korban Meninggal akibat Gempa di Venezuela Capai 589 Orang

JUMLAH korban meninggal dunia akibat gempa Venezuela terus bertambah. Dalam laporan terbaru disebutkan bahwa korban kini tercatat mencapai  589 orang, sementara 2.980 lainnya terluka “Saat ini tercatat 589 orang meninggal…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

  • June 28, 2026
Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

  • June 27, 2026
AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

TNI AL Kirim Personel ke Italia untuk Jadi Awak Kapal Induk Garibaldi

  • June 27, 2026
TNI AL Kirim Personel ke Italia untuk Jadi Awak Kapal Induk Garibaldi

Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

  • June 27, 2026
Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

  • June 27, 2026
Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards

  • June 27, 2026
Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards