Parlemen Italia Resmi Dukung Hibah Kapal Induk Garibaldi untuk Indonesia

PARLEMEN Italia akhirnya mendukung rencana pemerintah untuk menyumbangkan kapal induk tua mereka ke Indonesia. Sebab hal itu dinilai akan memperkuat hubungan kedua negara sekaligus menghindari biaya pembongkaran dan perawatannya yang mahal.

Kapal induk Garibaldi yang bernilai €54 juta (S$81 juta) itu mulai beroperasi pada 1985 silam. Selama beroperasi, kapal induk itu ikut serta dalam berbagai operasi di wilayah Mediterania dan lepas pantai Afrika, termasuk misi di Lebanon, Libya, dan Somalia, kemudian ditempatkan dalam cadangan pada 2024.

“Keausan struktural dan keusangan sistemnya membuat kapal induk ringan tersebut tidak lagi memenuhi kemampuan dan persyaratan operasional saat ini,” demikian menurut dokumen pemerintah.

Sementara itu, laporan parlemen mengatakan bahwa pengalihan kapal induk ke Indonesia akan menghemat biaya perawatan sekitar €5 juta pada 2025 atau hampir €19 juta yang dibutuhkan untuk pembongkaran.

BACA JUGA  Indonesia Sedang Menuju Negara Kleptokrasi

Strategi yang lebih luas

Kapal induk Garibaldi. (Dok.IG)

Menurut mereka, hibah itu bisa menjadi bagian dari strategi yang lebih luas untuk memperluas bisnis dengan Indonesia. Apalagi sebelumnya, Pemerintah Perdana Menteri Giorgia Meloni tengan berupaya untuk menyelesaikan penjualan kapal selam dan pesawat Italia ke Indonesia senilai sekitar €1,5 miliar.

“Kerja sama militer dan industri memberikan keuntungan, termasuk di bidang politik dan dalam berbagai bidang ekonomi lainnya,” kata Dr. Alessandro Marrone, seorang ahli pertahanan di Istituto Affari Internazionali Roma.

Anggota komite pertahanan majelis rendah dari Gerakan Lima Bintang dan Partai Demokrat memberikan suara menentangnya, dengan alasan kurangnya informasi.

Pada bulan Maret, dewan daerah di wilayah Puglia selatan – tempat Garibaldi saat ini berlabuh – mendesak pemerintah untuk tidak menyetujui donasi tersebut dan sebagai gantinya mengubahnya menjadi museum di pelabuhan Taranto.

BACA JUGA  Paus Fransiskus Tiba di Indonesia

Efisiensi waktu

Di sisi lain, pejabat pertahanan di Jakarta mengatakan bahwa menerima donasi tersebut akan lebih efisien waktu dan biaya daripada membeli kapal baru. Selain itu, keberadaan kapal induk Garibaldi bisa dimanfaatkan untuk distribusi bantuan dalam bencana.

Pada tahun 2025, perusahaan pembuat kapal Fincantieri mengirimkan dua kapal perang ke angkatan laut Indonesia berdasarkan kesepakatan senilai US$1,2 miliar (S$1,5 miliar). (*/M-01)

Related Posts

Dewan Juri dan MC di LCC Empat Pilar Kalbar Resmi Dinonaktifkan

SEKRETARIAT Jenderal MPR RI meminta maaf atas kelalaian Dewan Juri yang menyebabkan polemik terkait pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Selain itu…

Redam Bali United, Borneo Buat Persaingan Gelar Juara Tetap Ketat

BORNEO FC benar-benar membuat Persib Bandung tidak bisa tenang. Betapa tidak? Tim berjuluk Pesut Etam itu terus menempel Maung Bandung di klasemen Super League. Terbaru, Borneo sukses menjinakkan Bali United…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Federasi Futsal Indonesia Resmi Ganti Nama Jadi AFI

  • May 12, 2026
Federasi Futsal Indonesia Resmi Ganti Nama Jadi AFI

PSS Sleman Bersyukur Kembali Promosi ke Super League

  • May 12, 2026
PSS Sleman Bersyukur Kembali Promosi ke Super League

Dewan Juri dan MC di LCC Empat Pilar Kalbar Resmi Dinonaktifkan

  • May 12, 2026
Dewan Juri dan MC di LCC Empat Pilar Kalbar Resmi Dinonaktifkan

Wabup Sidoarjo Sidak Program Makan Bergizi di SDN Pucang 1 Usai Kabar Viral

  • May 12, 2026
Wabup Sidoarjo Sidak Program Makan Bergizi di SDN Pucang 1 Usai Kabar Viral

Tetangga Aneh Berulah lagi, Rumah seorang Warga Diteror Sampah dan Air Kencing

  • May 12, 2026
Tetangga Aneh Berulah lagi, Rumah seorang Warga Diteror Sampah dan Air Kencing

Kirab Budaya di Cirebon Pukau Masyarakat

  • May 12, 2026
Kirab Budaya di Cirebon Pukau Masyarakat