Polres Tasikmalaya Gagalkan Perdagangan Dua Ekor Trenggiling

SATUAN  Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya berhasil mengagalkan perdagangan satwa Trenggiling (Manis Javanica).

Dalam operasi itu polisi menangkap dua orang tersangka berinisial JA, 30, dan I , 32, warga Desa Cikapinis, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya, Ipda Agus Yusup Suryana mengatakan pihaknya mendapat laporan dari warga bahwa ada seorang pemburu berinisial JA, 30, menjual 2 ekorTrenggiling berkelamin jantan dalam kondisi hidup seberat 9 kg, mati berat 4,7 kg.

Selanjutnya mereka bergerak melakukan penangkapan. Adapun barang bukti berupa satu seekor Trenggiling dalam kondisi hidup dan satu lagi dalam keadaan mati yang sudah dipisahkan bagian sisiknya dengan satu kantong kresek.

BACA JUGA  Hari Badak Sedunia, Indonesia Dapat Dukungan Global

Hasil berburu

Seekor trenggiling yang berhasil diselamatkan.dari perdagangan. (Dok.Ist)

“Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap JA bersangkutan membenarkan menjual 2 ekor Trenggiling berkelamin jantan seberat 9 kg dan  4,7 kg dengan panjang hidup 70-80 sentimeter.”

“Dua ekor satwa ini didapat dari orang JA, dari hasil berburu di Kampung Beton lalu sisiknya dijual kepada tersangka I seharga Rp85 ribu per kg,” ujar Agus Yusup Suryana, Senin (20/4/2026).

Menurut Agus, penjualan  Trenggiling dilakukan tersangka I lalu menjual kembali melalui media sosial (FB) dan Cash on Delivery (COD) seharga Rp150 ribu per kg.

Sebelumnya pada 2024 mereka pernah melakukan penjualan 2 kg sisik Trenggiling senilai Rp370 ribu dan 2025 menjual 2,5 kg sisi seharga Rp 500 ribu. Adapun hasil penjualan sisik Trenggiling tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

BACA JUGA  Polres Tasikmalaya Tangkap Anggota Sindikat Pengedar Uang Palsu

Dilindungi UU

“Atas perbuatan tersebut, JA dan I dijerat pasal 40 A ayat 1, pasal 21 ayat 1 UUD RI Nomor 32 tahun 2024 tentang perubahan atas undang-undang nomer 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem ancaman hukuman 3 tahun dan paling lama 15 tahun penjara dan denda Rp200 juta hingga denda Rp500 juta. Adapun Trenggilingnya sementara waktu akan dititipkan ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) sebelum dilepasliarkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) wilayah VI Jawa Barat, Sarif Hidayat mengatakan, pihaknya mengapresiasi Polres Tasikmalaya yang berhasil mengagalkan perdagangan satwa dilindungi itu.Sebab satwa tersebut terancam punah dan populasinya jarang sekali lantaran

BACA JUGA  Kemenhut-IPB Kembangkan ART dan Biobank Satwa Langka

“Perdagangan Trenggiling biasanya dijual sisiknya ke luar negeri dan biasanya dikumpulkan di berbagai tempat setelah banyak baru diekspor ke Hongkong, China dan Vietnam.”

“Sisik Trenggiling diyakini mengandung zat untuk obat pereda nyeri. Adapun habitatnya di hujan tropis, dataran rendah termasuk di Sumatera, Kalimantan, Jawa serta Kepulauan Riau,” pungkasnya. (Yay/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pemkab Blora Gandeng Fakultas Peternakan UGM Kembangkan Ayam Kampung

PEMERINTAH Kabupaten Blora, Jawa Tengah menggandeng Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada dalam upaya mengembangkan ayam kampung sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan peternak dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Komitmen tersebut…

Pemkot Bandung Upayakan Pekerja Informal Dapat Perlindungan Sosial

PEMERINAH Kota Bandung mendorong perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja informal. Kelompok itu menjadi perhatian karena memiliki karakteristik pekerjaan yang beragam dan tidak seluruhnya terhubung dengan sistem perlindungan yang…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pemkab Blora Gandeng Fakultas Peternakan UGM Kembangkan Ayam Kampung

  • October 23, 2026
Pemkab Blora Gandeng Fakultas Peternakan UGM Kembangkan Ayam Kampung

UPI Siapkan 1.000 Dosis Vaksin HPV, Pemkot Bandung Bidik Cakupan 97%

  • October 23, 2026
UPI Siapkan 1.000 Dosis Vaksin HPV, Pemkot Bandung Bidik Cakupan 97%

Pemkot Bandung Upayakan Pekerja Informal Dapat Perlindungan Sosial

  • October 23, 2026
Pemkot Bandung Upayakan Pekerja Informal Dapat Perlindungan Sosial

Ketum Muhammadiyah Minta Pembangunan Gedung Sibermu tidak Berlebihan

  • October 23, 2026
Ketum Muhammadiyah Minta Pembangunan Gedung  Sibermu tidak Berlebihan

Persib Terkapar di Madura, Persebaya Takluk di Makassar

  • October 22, 2026
Persib Terkapar di Madura,  Persebaya Takluk di Makassar

Persib Galang Donasi untuk Korban Karhutla di Kalimantan

  • October 22, 2026
Persib Galang Donasi untuk Korban Karhutla di Kalimantan