Polres Tasikmalaya Amankan Oknum Penjual Satwa Dilindungi

SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya Kota menangkap seorang pria berinisial CNAB, 30, warga Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, saat hendak menjual dua ekor Owa Jawa atau hylobates moloch berjenis kelamin betina berusia 1,6 tahun dan jantan 7 bulan. Penangkapan tersebut,dilakukan di SPBU Manonjaya saat hendak dijualbelikan melalui media sosial.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKB Moh Faruk Rozi mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari warga ada seseorang yang hendak menjual 2 ekor satwa owa jawa atau hylobates moloch. Atas laporan tersebut anggota langsung bergerak menangkap tersangka dengan barang bukti peti kayu berisi owa jawa betina dan kardus berisi owa jantan.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap CNAB bersangkutan membenarkan akan menjual 2 ekor satwa owa jawa hylobates moloch kelamin betina usia 1,6 tahun dan jantan 7 bulan. Dua ekor satwa ini didapat dari orang berbeda satu berasal dari Jawa Tengah dan Karawang dibeli seharga Rp3 juta per ekor, tapi tersangka akan menjual kembali dengan harga sebesar Rp8,5 juta dua ekor,” katanya, Rabu (9/7/2025).

BACA JUGA  Polres Tasikmalaya Gagalkan Perdagangan Dua Ekor Trenggiling

Ancaman pidana

Dok.Ist

“Owa jawa ini sementara waktu akan dititipkan ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) sebelum dilepasliarkan,” ujarnya.

Faruk menambahkan perdagangan dua ekor satwa primata langka yang dilindungi oleh negara itu melanggar undang-undang. Atas perbuatan tersebut tersangka dijerat pasal pasal 40 A dan pasal 21 UU RI nomor 32 tahun 2024 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem ancaman pidana 3 tahun dan paling lama 15 tahun denda sebesar Rp5 miliar.

Diberi pelatihan

Sementara itu, Kepala Seksi Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) wilayah VI Jawa Barat, Syarif Hidayat mengatakan, pihaknya mengapresiasi Polres Tasikmalaya Kota yang berhasil menggagalkan perdagangan satwa dilindungi. Karena satwa ini jenis primata anggota suku hylobatidae hanya punya populasi 2.000 hingga 4.000 ekor dan endemik di hutan tropis Jawa hingga Jawa Tengah. Hewan spesies owa termasuk paling langka di dunia.

BACA JUGA  Polres Tasikmalaya Tangkap 5 Tersangka Pengedar Sabu

“Sebelum dilepasliarkan kehabitatnya akan dilakukan pelatihan terlebih dulu mengingat umurnya masih bayi. Baru setelah dewasa dilepasliarkan, tapi itu pun tergantung kesehatannya,” ujarnya

“Kedua owa itu sendiri dalam kondisi sehat dan sudah jinak karena kemungkinan sudah lama dipelihara. Tetapi primata ini memang cepat beradaptasi. Owa biasanya ditemukan berada di hutan tropis. Makannya biasanya daun dan biji-bijian,” pungkasnya. (Yey/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Peringati Hari Batik Nasional, para Siswa Belajar Membatik

SEBANYAK 429 siswa MTs Progresif Bumi Sholawat membatik bersama di Lippo Plaza Sidoarjo. Kegiatan outdoor learning ini digelar untuk menyambut Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober mendatang. Para…

Polsek Depok Timur Tangkap Remaja yang Bawa Senjata Tajam

POLSEK Depok Timur, Sleman menangkap seorang laki-laki berinisial ZK, 18 tahun yang membawa senjata tajam berupa clurit. Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro menjelaskan penangkapan itu bermula dari petugas…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Peringati Hari Batik Nasional, para Siswa Belajar Membatik

  • September 29, 2026
Peringati Hari Batik Nasional, para Siswa Belajar Membatik

Rektor UIN Sunan Kalijaga Dorong Integrasi-Interkoneksi Keilmuan

  • September 29, 2026
Rektor UIN Sunan Kalijaga Dorong Integrasi-Interkoneksi Keilmuan

Polsek Depok Timur Tangkap Remaja yang Bawa Senjata Tajam

  • September 29, 2026
Polsek Depok Timur Tangkap Remaja yang Bawa Senjata Tajam

John Herdman hingga Maarten Paes Acungi Jempol, Skuad Garuda Unjuk Jiwa Petarung di FIFA ASEAN Cup 2026

  • September 29, 2026
John Herdman hingga  Maarten Paes Acungi Jempol,  Skuad Garuda Unjuk Jiwa Petarung di FIFA ASEAN Cup 2026

Imbang 0-0 Lawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Kapten Kevin Diks Minta Perjuangan Skuad Garuda Berlaga dengan 10 Pemain Dihargai

  • September 29, 2026
Imbang 0-0 Lawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Kapten Kevin Diks Minta Perjuangan Skuad Garuda Berlaga dengan 10 Pemain Dihargai

Sepuluh Pemain Timnas Indonesia Imbangi Malaysia

  • September 28, 2026
Sepuluh Pemain Timnas Indonesia Imbangi Malaysia