
TIM SAR Gabungan akhirnya menemukan korban terseret arus di kawasan Pantai Parangtritis dalam keadaan meninggal dunia pada pencarian di hari kedua. Korban diketahui bernama Angger Raditya Nanda Pradana, 16 tahun, warga Pandes, Panggungharjo, Sewon, Bantul.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu sekitar pukul 17.30 WIB. Korban dilaporkan oleh hilang oleh SAR Parangtritis setelah terseret arus saat berada di sekitar lokasi pantai.
Pada hari pertama pencarian tidak membuahkan hasil dan kemudian dilanjutkan pencarian pada hari kedua, Senin. Tim SAR Gabungan mengerahkan sejumlah unsur untuk memperluas area pencarian.
Penyisiran dilakukan oleh SRU (search and rescue unit) darat dari lokasi kejadian ke arah Parangendog dan Parangkusumo, serta di sekitar titik LKP last known position). Sementara itu, SRU laut melakukan pencarian menggunakan jet sky , dan SRU udara memantau dari udara menggunakan drone hingga radius 500 meter.
Sore hari
Upaya pencarian tersebut akhirnya membuahkan hasil. Pada pukul 16.35 WIB, korban berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia.
“Korban berhasil ditemukan pada hari kedua operasi dalam kondisi meninggal dunia, pada jarak kurang lebih 3 kilometer dari lokasi kejadian awal. Selanjutnya korban telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Pipit Eriyanto Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Yogyakarta.
Ia menambahkan, seluruh proses pencarian melibatkan berbagai unsur SAR Gabungan dengan koordinasi yang intensif di lapangan.
“Operasi SAR melibatkan unsur darat, laut, dan udara. Sinergi seluruh potensi SAR menjadi kunci dalam percepatan proses pencarian hingga korban dapat ditemukan,” jelasnya.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing. (AGT/M-01)







