Trump Siapkan Pertemuan Putin–Zelenskyy di Gedung Putih

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan rencana menggelar pertemuan langsung antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, sebagai upaya terbaru mengakhiri perang yang sudah berlangsung hampir empat tahun.

Rencana itu disampaikan Trump pada Senin (18/8) saat menjamu Zelenskyy bersama sejumlah pemimpin Eropa, termasuk Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, di Gedung Putih.

Trump mengatakan telah “memulai pengaturan” untuk pertemuan puncak setelah berbicara lewat telepon dengan Putin. Menurutnya, ia akan menggelar pertemuan trilateral dengan kedua pemimpin tersebut setelah Putin dan Zelenskyy lebih dulu bertatap muka.

“Ini langkah awal yang sangat baik untuk sebuah perang yang telah berjalan hampir empat tahun,” tulis Trump di platform Truth Social. Ia menambahkan, Wakil Presiden JD Vance, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, dan Utusan Khusus Steve Witkoff sedang berkoordinasi dengan Rusia dan Ukraina.

BACA JUGA  Tarif Impor 10–15% Akan Diberlakukan di 150 Negara

Kanselir Jerman Friedrich Merz dan Sekjen NATO Mark Rutte membenarkan bahwa Putin setuju menggelar pertemuan bilateral, meski tanggal dan lokasi belum ditentukan. Zelenskyy sendiri menyebut pertemuannya dengan Trump sebagai “pembicaraan yang sangat baik” dan menyatakan siap bertemu Putin secara langsung.

Namun, Moskow belum mengonfirmasi kesediaan menggelar KTT tersebut. Kantor berita Rusia TASS mengutip penasihat Presiden Yuri Ushakov yang mengatakan bahwa Putin dan Trump sepakat untuk melanjutkan pembicaraan langsung antara delegasi Rusia dan Ukraina.

Isu jaminan keamanan bagi Ukraina menjadi topik utama dalam pertemuan di Gedung Putih. Meski begitu, detail bentuk jaminan tersebut masih belum jelas.

Ketika ditanya apakah AS akan mengirim pasukan penjaga perdamaian ke Ukraina, Trump menegaskan bahwa negara-negara Eropa akan menjadi “garis pertahanan pertama”, sementara Washington tetap akan memberi “bantuan besar”.

BACA JUGA  Paus Leo XIV Serukan Perdamaian di Ukraina dan Gaza

Dalam pernyataannya di Truth Social, Trump menyebut diskusi berfokus pada skema jaminan keamanan yang diberikan negara-negara Eropa dengan koordinasi AS. Zelenskyy menambahkan bahwa jaminan tersebut akan dirinci lebih lanjut oleh mitra Ukraina dan diformalkan dalam waktu sepekan hingga 10 hari ke depan. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Iran Disebut Siap Perang Berbulan-bulan dengan AS

PERNYATAAN para pejabat Iran bahwa mereka siap berperang selama berbulan-bulan dengan Amerika Serikat dan Israel bukan bualan belaka. Hal itu bahkan diakui sendiri oleh Badan Intelijen Pusat AS (CIA). Menurut…

Gemilang di Kancah Dunia: SD Islam PB Soedirman Torehkan Prestasi Internasional di SEJATI IACF

PRESTASI membanggakan kembali ditorehkan oleh SD Islam PB Soedirman dalam ajang internasional SEJATI International Art and Culture Festival (IACF) yang diselenggarakan di Malaysia. Keikutsertaan siswa-siswi dalam festival seni dan budaya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

  • May 15, 2026
Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

  • May 15, 2026
Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

  • May 15, 2026
Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

  • May 15, 2026
Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

  • May 15, 2026
Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

  • May 15, 2026
Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan