
KEPOLISIAN Daerah Metro Jaya resmi menetapkan artis Nikita Mirzani dan asistennya IM sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terhadap seorang dokter berinisial RG.
Hal tersebut diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Ade Ary Syam Indradi, Kamis (19/2).
“Benar, NM dan IM telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik Ditressiber Polda Metro Jaya berdasarkan bukti yang cukup dan berdasarkan hasil gelar perkara,” tegasnya.
Ade Ary menambahkan seharusnya hari ini keduanya dipanggil untuk diperiksa sebagai tersangka berdasarkan Surat Panggilan Nomor S.Pgl/101/II/RES.2.5./2025/Ditresibber terhadap Tersangka IM dan Surat Panggilan Nomor S.Pgl/102/II/RES.2.5./2025/Ditresibber Terhadap Tersangka NM, namun keduanya berhalangan hadir.
Panggilan kedua
“Penyidik telah menerima surat penundaan pemeriksaan terhadap tersangka atas nama Saudara IM dan Saudari NM dari kuasa hukum tersangka pada 19 Februari 2025,” katanya.
Adapun alasan penundaan pemeriksaan kedua tersangka, lanjuta dia lantaran ada keperluan pekerjaan. Karena itu penyidik akan mengirimkan surat panggilan kedua untuk dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka terhadap NM dan IM pekan depan.
Kasus tersebut bermula saat Nikita Mirzani diduga menjelek-jelekkan produk perawatan kulit (skincare) milik dokter GP. Selain itu juga diduga melakukan pemerasan terhadap korban hingga miliaran rupiah.
Akibat hal tersebut korban akhirnya melaporkan Nikita Mirzani dan asistennya ke Polda Metro Jaya pada 3 Desember 2024 terkait dugaan melakukan tindak pidana sebagaimana Pasal 27B ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang ITE, Pasal 368 KUHP tentang pemerasan serta Pasal 3, 4 dan 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Siapkan pembelaan
Pada bagian lain, kuasa hukum Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid menegaskan bahwa status tersangka itu bukan berarti Nikita Mirzani benar melakukan tuduhan tersebut. Menurutnya harus ada pembuktian atas tuduhan tersebut. Karena itu pihaknya akan mempersiapkan pembelaan. (*/N-01)








