Pemangkasan Anggaran Bakal Hambat Kinerja Pemkab Karanganyar

DUET Rober Christanto–Adhe Eliana yang bakal dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai bupati-wakil bupati Karanganyar periode 2025 – 2030 pada 20 Februari nanti diperkirakan akan menghadapi tantangan berat. Hal itu akibat adanya pemangkasan dana transfer daerah dari pemerintah pusat.

Pemangkasan anggaran yang diterima Pemkab Karanganyar adalah sebesar Rp148,8 miliar. Dengan adanya pemotongan itu pendapatan transfer di 2025 yang sebesar Rp1,832 triliun susut menjadi Rp1,687 triliun.

Menurut Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar, Kurniadi Maulato, pemangkasan atau efisiensi anggaran, terutama pos infrastruktur itu menjadi tantangan berat bagi pemerintahan baru yang memiliki visi menjadikan ‘Bumi Intan Pari’ bebas dari jalan rusak atau jeglongan.

“Ya efisiensi anggaran itu akan berdampak signifikan bagi Pemkab Karanganyar. Namun kita tetap optimistis pembangunan daerah harus berlanjut. Kualitas layanan harus menjadi hal utama bagi setiap OPD (organisasi perangkat daerah),” kata Kuntadi saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (12/2/2025).

BACA JUGA  Pemerintah Jangan Korbankan Efektivitas dan Daya Saing Bangsa

Selain infrastruktur, efisiensi juga berdampak pada anggaran perjalanan dinas OPD dan DPRD Karanganyar. Sejak pemilu lalu, perjalanan dinas yang dilakukan hampir setiap dua minggu sekali kini mengalami pemangkasan sebesar Rp31,5 miliar.

Dia paparkan, SPPD (Surat Perintah Perjalanan Dinas) perintah dari pemerintah pusat bagi OPD, menyembulkan pemangkasan Rp 31,5 miliar. “Kami segera mengirimkan edaran ke OPD untuk efisiensi itu,’’ imbuh Kuntasii.

Karena itu, untuk menjawab tantangan efisiensi itu, OPD diminta menyeleksi perjalanan dinas yang benar-benar penting dan menunda kegiatan yang tidak terlalu prioritas.

Begitu halnya penghematan alat tulis kantor (ATK), seminar, dan capacity building belum memiliki arahan resmi dari pemerintah pusat, meskipun edaran daerah sudah menyarankan penghematan di sektor tersebut.

BACA JUGA  Efisiensi Belanja Negara Tidak Boleh Korbankan Layanan Dasar

Yang jelas, tegas Kuntadi, Pemkab Karanganyar saat ini masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat terkait langkah-langkah efisiensi berikutnya yang harus dilaksanakan. (WID/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Sultan Minta Kepala DPMPTSP DIY Ubah Gaya Kepemimpinan

GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DIY yang baru Ghofar Ismail untuk mengubah gaya kerja dari…

Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Tasikmalaya Naik

HARGA sejumlah bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional di Tasikmalaya terpantau naik menjalang ramadan. Bahan-bahan itu di antaranya cabai merah, telur, beras, bawang putih, daging ayam dan daging sapi. Kenaikan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Donasi untuk Keluarga James Van Der Beek Capai 2 Juta Dolar

  • February 13, 2026
Donasi untuk Keluarga James Van Der Beek Capai 2 Juta Dolar

Kemensos Gandeng BPS Cek 11 Juta PBI-JKN Nonaktif

  • February 13, 2026
Kemensos Gandeng BPS Cek 11 Juta PBI-JKN Nonaktif

Mensos Kerahkan Pendamping PKH Cek 11 Juta PBI-JK Nonaktif

  • February 13, 2026
Mensos Kerahkan Pendamping PKH Cek 11 Juta PBI-JK Nonaktif

Kemenag Perkuat Kolaborasi Nasional Zakat dan Wakaf 2026

  • February 13, 2026
Kemenag Perkuat Kolaborasi Nasional Zakat dan Wakaf 2026

Pemilik 24 Satwa Dilindungi Ditahan di Manado

  • February 13, 2026
Pemilik 24 Satwa Dilindungi Ditahan di Manado

Desi Safitri Raih IPK 3,95, Jadi Lulusan Terbaik S1 UNY

  • February 13, 2026
Desi Safitri Raih IPK 3,95, Jadi Lulusan Terbaik S1 UNY