Sultan Minta Kepala DPMPTSP DIY Ubah Gaya Kepemimpinan

GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DIY yang baru Ghofar Ismail untuk mengubah gaya kerja dari pola yang kaku menjadi kolaborasi berbasis data guna menjawab ekspektasi publik yang kian tinggi.

Pasalnya, kepemimpinan di era disrupsi ini tidak lagi bisa dijalankan hanya sebagai rutinitas administratif. Hal itu diungkapkan Sri Sultan seusai acara pelantikan Kepala DPMPTSP DIY, Kamis (12/1).

Menurut Sri Sultan, efektivitas organisasi tidak hanya ditentukan oleh sistem yang canggih, melainkan kualitas relasi kerja di dalamnya. Selain itu, Sri Sultan juga menyinggung konsep leader member exchange (LMX). Dalam hal ini pemimpin harus hadir, mendengar, dan berjalan bersama timnya.

BACA JUGA  Sri Sultan Perintahkan Penutupan Daycare tak Berizin

“Strategi boleh tepat, sistem boleh canggih. Tetapi, tanpa kepercayaan antarmanusia, keduanya tidak akan menghasilkan dampak. Ketika kepercayaan tumbuh, perintah berubah menjadi kesepahaman dan pekerjaan bertransformasi menjadi kolaborasi,” tegas Sri Sultan.

Tranformasi digital

Mengingat DPMPTSP adalah garda terdepan dalam pelayanan investasi, Sri Sultan memberikan catatan khusus mengenai transformasi digital. Teknologi hanyalah enabler atau alat bantu. Keberhasilan pelayanan tetap ditentukan oleh integritas dan cara berpikir manusianya.

“Transformasi digital sejatinya adalah transformasi budaya kerja: dari birokratis menjadi adaptif, dari silo menjadi kolaboratif, dari reaktif menjadi berbasis bukti,” imbuh Sri Sultan.

Gubernur DIY kemudian berpesan agar pemimpin baru mampu menata kejernihan batin sebelum menata organisasi. Menurutnya, dari batin yang teduh akan lahir keputusan yang arif, yang pada akhirnya membangun legitimasi kepemimpinan di mata masyarakat.

BACA JUGA  Sri Sultan Paparkan Enam Fokus Pembangunan di 2026

Lebih lincah

Sri Sultan menegaskan pula keistimewaan DIY harus dirasakan masyarakat melalui manfaat nyata.

Dengan pengisian jabatan definitif ini, diharapkan DPMPTSP DIY dapat bergerak lebih lincah dan memberikan kepastian layanan yang lebih presisi bagi para pelaku usaha maupun masyarakat luas. (Agt/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pengamat Nilai Joget Pejabat Sinyal Krisis Etika di Lingkar Kekuasaan Purwakarta

SEBUAH video di media sosial yang menayangkan  ibu-ibu tengah berjoget dalam sebuah kegiatan bernuansa kekuasaan menuai sorotan publik di Kabupaten Purwakarta. Pasalnya aksi itu terjadi di tengah kondisi masyarakat yang…

Antisipasi Ancaman Kemarau Panjang, Pemkab Cianjur Revitalisasi Jaringan Irigasi

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, serius menyikapi potensi ancaman kekeringan sebagai dampak kemarau. Salah satu langkah cepat dilakukan dengan merehabilitasi jaringan irigasi. Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian menuturkan, prediksi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pengamat Nilai Joget Pejabat Sinyal Krisis Etika di Lingkar Kekuasaan Purwakarta

  • May 18, 2026
Pengamat Nilai Joget Pejabat Sinyal Krisis Etika di Lingkar Kekuasaan Purwakarta

Antisipasi Ancaman Kemarau Panjang, Pemkab Cianjur Revitalisasi Jaringan Irigasi

  • May 18, 2026
Antisipasi Ancaman Kemarau Panjang, Pemkab Cianjur Revitalisasi Jaringan Irigasi

Menurunkan Kematian Ibu dan Bayi Melalui Pendekatan Ilmu Kedokteran dan Tradisi Budaya

  • May 18, 2026
Menurunkan Kematian Ibu dan Bayi Melalui Pendekatan Ilmu Kedokteran dan Tradisi Budaya

Lagi, Imigrasi Surabaya Gagalkan Keberangkatan Jemaah Haji Non-prosedural

  • May 18, 2026
Lagi, Imigrasi Surabaya Gagalkan Keberangkatan Jemaah Haji Non-prosedural

Di Balik Kelebihan Produksi Gas Metana TPST Bantargebang

  • May 18, 2026
Di Balik Kelebihan Produksi Gas Metana TPST Bantargebang

Liga Jabar Istimewa Ajang Talent Scouting Pemain Muda Kota Bandung

  • May 18, 2026
Liga Jabar Istimewa Ajang Talent Scouting Pemain Muda Kota Bandung