Mensos Kerahkan Pendamping PKH Cek 11 Juta PBI-JK Nonaktif

MENTERI Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di seluruh Indonesia terlibat dalam proses ground check terhadap 11 juta peserta BPJS segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) yang dinonaktifkan atau dialihkan kepesertaannya.

“Kami akan melibatkan lebih dari 30 ribu pendamping di seluruh Indonesia untuk membantu ground check, melihat kondisi setiap penerima manfaat dari 11 juta tersebut,” kata Gus Ipul dalam program One on One Sindonews TV di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Kamis (12/2).

Ia menjelaskan, ground check dilakukan untuk memastikan kondisi objektif para penerima manfaat yang dinonaktifkan. Penonaktifan tersebut tidak mengurangi jumlah penerima bantuan, melainkan mengalihkan kepesertaan PBI-JK dari kelompok yang dinilai mampu di desil 6–10 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) kepada kelompok tidak mampu di desil 1–5 berdasarkan usulan masyarakat dan pemerintah daerah.

BACA JUGA  Lebih Dari 5.000 Pendaftar di Sekolah Rakyat

Menurutnya, proses pengalihan sudah dimulai sejak Mei 2025 dan dilakukan secara bertahap.

Bagi masyarakat yang terdampak namun masih membutuhkan layanan kesehatan, pemerintah membuka mekanisme reaktivasi cepat sesuai ketentuan yang berlaku.

Pendamping PKH dilibatkan dan layanan kesehatan tetap jalan

Gus Ipul memastikan pasien dengan penyakit berat atau katastropik tidak kehilangan akses layanan kesehatan selama proses pemutakhiran data. Sebanyak 106 ribu peserta PBI-JK dengan penyakit kronis yang sempat dinonaktifkan telah direaktivasi secara otomatis.

“Yang pertama kami berikan reaktivasi otomatis adalah 106 ribu pasien dengan penyakit katastropik. Sekarang sudah langsung otomatis reaktivasinya,” ujarnya.

Selain melibatkan pendamping PKH, Kemensos juga membuka partisipasi masyarakat dalam pemutakhiran data melalui usulan dan sanggahan yang dapat disampaikan lewat aplikasi Cek Bansos, call center, hingga WhatsApp Center.

BACA JUGA  Lumbung Sosial ke 730 Milik Kemensos Ada di Kabupaten Kediri

“Kami bekerja sekuat tenaga, tetapi hari-hari ini memerlukan bantuan masyarakat luas untuk ikut usul dan sanggah agar data makin akurat. Koreksi dari masyarakat sangat penting bagi kami,” katanya.

Koordinasi dengan Kemenkes

Kemensos juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan BPJS Kesehatan untuk memastikan layanan tetap berjalan optimal.

Ia menjelaskan, Kemensos menetapkan data penerima, kemudian Kementerian Kesehatan meneruskan proses tersebut karena alokasi anggaran berada di kementerian tersebut. Selanjutnya, pembayaran dilakukan kepada BPJS Kesehatan yang kemudian membayarkan klaim ke rumah sakit.

Gus Ipul menambahkan, konsolidasi data nasional melalui DTSEN merupakan program strategis Presiden Prabowo Subianto sebagaimana diatur dalam Inpres Nomor 4 Tahun 2025. Dengan pemutakhiran data secara berkala, diharapkan program bantuan semakin tepat sasaran.

BACA JUGA  Mensos Ingatkan Masyarakat Waspadai Bencana Alam

“Dalam proses konsolidasi data ini memang ada hal-hal yang harus diantisipasi di lapangan. Tapi kalau semua berpartisipasi, saya yakin data kita makin akurat,” pungkasnya. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pergerakan Pemudik Menuju Wilayah Timur Mulai Terlihat

ARUS mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan pergerakan signifikan. Berdasarkan data dari PT Jasa Marga, hampir 300 ribu kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek menuju jalur Trans Jawa dan Bandung pada periode H-10…

Pantau Arus Mudik di Terminal Purabaya, Kapolri Tekankan Keselamatan Penumpang

KEPALA Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kesiapan pelayanan arus mudik di Terminal Bus Purabaya Kabupaten Sidoarjo, pada Minggu (15/3). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kualitas…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Fapet UGM UGM dan Pemda DIY Kerjasama Tingkatkan Kualitas Ternak

  • March 16, 2026
Fapet UGM UGM dan Pemda DIY Kerjasama Tingkatkan Kualitas Ternak

Standar Pengerjaan Buruk, Farhan Bekukan Izin Pembangunan BRT

  • March 16, 2026
Standar Pengerjaan Buruk, Farhan Bekukan Izin Pembangunan BRT

Hore, Kendaraan Pribadi Bisa Lewat Gerbang Tol Purwomartani saat Keluar Yogyakarta

  • March 16, 2026
Hore, Kendaraan Pribadi Bisa Lewat Gerbang Tol Purwomartani saat Keluar Yogyakarta

Indonesia Kirim Dua Wakil di AVC Men’s Volleyball 2026

  • March 15, 2026
Indonesia Kirim Dua Wakil di AVC Men’s Volleyball 2026

Borneo Redam Persib, Dewa United Tahan Persija

  • March 15, 2026
Borneo Redam Persib, Dewa United Tahan Persija

Pertamina Tambah 9 Juta Tabung LPG di Jateng dan DIY

  • March 15, 2026
Pertamina Tambah 9 Juta Tabung LPG di Jateng dan DIY