Gus Yasin Pastikan tidak Ada Transaksional dalam Pemilihan Ketum PPP

MENJELANG pelaksanaan Mukhtamar Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Taj Yasin Maimoen atau yang akrab disapa Gus Yasin menyampaikan harapannya agar forum konsolidasi kali ini menghasilkan kesepahaman bersama demi masa depan PPP.

Ia juga menegaskan pentingnya proses pemilihan Ketua Umum PPP yang bersih, bebas dari praktik-praktik transaksional.

“Muktamar tidak boleh ada yang namanya ‘nyuwun sewu’ transaksional. Kami ingin semuanya dilakukan dengan baik,” ujarnya dalam Forum Halaqah Ulama dan Kaderisasi PPP yang digelar di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan, Semarang, pada Sabtu  (3/5).

Dalam acara tersebut, Gus Yasin juga menyatakan dukungannya kepada Agus Suparmanto sebagai calon Ketua Umum PPP.

Ada salah satu kandidat yang saya dukung, adalah Mas Agus,” kata Gus Yasin.

BACA JUGA  PPP Bantah Dugaan Penggelapan Dana Saksi Rp8 Miliar

Perjuangkan hak masyarakat

Lebih lanjut, ia menyampaikan harapannya agar kepemimpinan baru di PPP ke depan benar-benar bisa memperjuangkan hak-hak masyarakat dan mengedepankan nilai-nilai keislaman dalam kebijakan partai.

“Bagaimana mensejahterakan masyarakat, amar ma’ruf nahi munkar, dan tentu nilai-nilai agama itu harus dikedepankan,” ujarnya.

Gus Yasin menekankan pentingnya perubahan dalam tubuh partai PPP dan ditargetkan kembali memiliki peran penting di panggung politik nasional.

“Masuk di parlemen dan bukan hanya masuk tetapi juga signifikan,” katanya.

Pesantren dan ulama

Sementara itu, Muhammad Romahurmuziy atau Gus Romy, dalam kesempatan yang sama menegaskan PPP akan kembali meneguhkan pondasi utamanya, yaitu dunia pesantren dan ulama.

“Kembali ke pesantren dan ulama. Hal tersebut adalah basis dari PPP,” kata Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP itu.

BACA JUGA  Wagub Jateng Resmikan Gedung Indoor di Kudus

Gus Romy juga menyoroti perubahan demografi pemilih saat ini yang didominasi oleh generasi muda. Menurutnya, PPP kedepannya harus melakukan peremajaan dalam tampilan dan pendekatan agar lebih mampu menjangkau pemilih pemula.

“Peremajaan tidak ada hubungannya dengan umur, karena tampilan itu adalah soal bagaimana kita melakukan adaptasi dengan kemajuan,” katanya.

Ia pun menegaskan bahwa target utama PPP dalam pemilu mendatang adalah kembali menembus parlemen.

“Targetnya kita kembali ke Senayan. Tidak usah muluk-muluk. Bisa kembali saja. Sudah Masya Allah,” kata Gus Romy.

Kembali ke parlemen

Sejak 1998, Gus Romy mencatat belum ada partai politik yang berhasil kembali ke parlemen setelah terlempar. Namun ia optimistis, PPP bisa mematahkan hal tersebut.

BACA JUGA  Fahri Bachmid Resmi Jadi Ketum Sementara PBB Gantikan Yusri

“Insya Allah dengan dukungan semua, PPP bisa,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan Mukhtamar PPP kali ini diusulkan dilaksanakan di Semarang, sebagai bentuk penghormatan terhadap pesan dari KH. Maimun Zubair.

“Mengambil apa yang selalu disampaikan oleh Almaghfurlah KH. Maimun Zubair. Banyak perubahan besar di Republik ini yang berangkat dari Jawa Tengah,” pungkasnya. (Htm/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Jusuf Kalla: Jokowi Jadi Presiden karena Saya

WAKIL Presiden RI ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) akhirnya meluapkan kemarahannya atas tuduhan Rismon Sianipar yang menudingnya telah mendanai kasus ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Pasalnya, tidak…

DPW NasDem Jabar Kecam Pemberitaan Tempo, Tuntut Permintaan Maaf Terbuka

RIBUAN kader Partai NasDem Jawa Barat (Jabar) berkumpul di Sekretariat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jabar. Mereka melayangkan protes keras terhadap pemberitaan Majalah Tempo edisi 13-16 April 2026. Laporan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Sebagian Wilayah RI Diprediksi Diguyur Hujan Hari ini

  • May 16, 2026
Sebagian Wilayah RI Diprediksi Diguyur Hujan Hari ini

Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

  • May 15, 2026
Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

  • May 15, 2026
Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

  • May 15, 2026
Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

  • May 15, 2026
Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

  • May 15, 2026
Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam