Segel Tiket ke Grand Final, Bhayangkara Presisi Tantang LavAni

JUARA bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi diipastikan akan menghadapi Jakarta LavAni Livin’ Transmedia pada Grand Final Proliga 2026, di GOR Amongrogo, Yogyakarta, pekan depan.

Kepastian itu didapat setelah Bhayangkara mengalahkan Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-20, 27-25, 25-19) pada lanjutan laga Final Four di GOR Jatidiri Semarang, Jumat (17/4/2026).

Dengan hasil itu, tim besutan Reidel Toiran tersebut hanya tinggal melakukan satu laga lagi untuk memperebutkan juara putaran kedua. Dan laga itu melawan LavAni pada laga penutup Minggu (19/4/2026) .

Saat mengomentari laga melawan Garuda Jaya, Pelatih Bhayangkara Presisi, Reidel Toiran menegaskan hasil itu tidak didapat dengan mudah. Diakuinya, Garuda Jaya sempat memberikan tekanan hebat, terutama di set kedua. Hanya berkat kematangan mental pemainnya, Bhayangkara bisa memenangi laga.

BACA JUGA  Jaga Mental Pemain, Samator Tetap Ngotot saat Hadapi Garuda Jaya

“Saya puas karena tim bermain sesuai instruksi. Meski sempat ditekan hebat di set kedua, anak-anak tetap tenang dan mampu membalikkan keadaan,” ujar Toiran.

Pertahankan gelar

Bhayangkara mengalahkan Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-20, 27-25, 25-19) pada lanjutan laga Final Four di GOR Jatidiri Semarang, Jumat (17/4/2026). (Dok/PBVSI)

Bagi Toiran, tiket final ini adalah langkah awal untuk menuntaskan misi besar: mempertahankan singgasana juara.

Menatap laga pamungkas melawan rival berat, LavAni Livin Transmedia, Toiran mengisyaratkan tidak akan tampil ngoyo di sisa laga tak menentukan. Ia berencana melakukan rotasi.

“Tujuan awal kami adalah final. Sekarang saatnya memberikan jam terbang bagi pemain muda untuk menjaga kebugaran pilar utama sebelum bentrok di Grand Final,” tambahnya.

Salah satu setter andalan Bhayangkara Presisi, Alvin Daniel mengaku memasang target tinggi untuk mencetak sejarah di kompetisi voli kasta tertinggi Indonesia.

BACA JUGA  Bekuk Yogya Falcons, Livin Mandiri Buka Peluang ke Final Four

“Lega rasanya bisa menang hari ini. Fokus kami sekarang adalah mempertahankan gelar dan menciptakan hattrick juara,” tegas Alvin.

Bahan evaluasi

Di sisi lain, pelatih Garuda Jaya, Nur Widiyanto mengatakan kekalahan timnya menjadi bahan evaluasi serius bagi timnya. Nur Widayanto menyebutkan bahwa kondisi fisik anak asuhnya sebenarnya sedang prima, namun mereka “runtuh” karena komunikasi di lapangan.

“Kami sering tertinggal poin karena koordinasi yang belum padu. Ini pelajaran berharga bagi pemain muda kami,” ungkap Nur Widayanto.

Meski gagal ke final, semangat Garuda Jaya belum padam. Sang bintang muda, Dawuda Alahiwassalam, menegaskan timnya akan langsung mengalihkan fokus untuk memperebutkan posisi ketiga.

“Kami akan habis-habisan melawan Samator. Kami ingin menutup musim ini dengan kepala tegak,” pungkas Dawuda. (*/N-01)

BACA JUGA  Bekuk Livin' Mandiri, JEP Kukuh di Puncak Klasemen

Dimitry Ramadan

Related Posts

PBVSI Tunjuk Toiran Jadi Pelatih Sementara Timnas Voli Putra

PBVSI akhirnya menunjuk Toiran Gonzales Reidel sebagai pelatih sementara tim nasional voli putra Indonesia yang akan tampil pada AVC Men’s Cup 2026 di Ahmedabad, India, pada 20-28 Juni mendatang. Keputusan…

TVRI Gandeng Telkomsel Perluas Akses Piala Dunia 2026

DALAM rangka Piala Dunia 2026,  TVRI menggandeng Telkomsel berupa agar masyarakat Indonesia, dari kota hingga pelosok dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel. Melalui MAXStream TV, pelanggan dapat mengakses hingga…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kasatpol PP Sidoarjo Gelar Jamasan Pusaka 1 Suro

  • June 15, 2026
Kasatpol PP Sidoarjo Gelar Jamasan Pusaka 1 Suro

Mantan Ketua BPD Damarsi Buka Suara Soal Penyalahgunaan TKD

  • June 15, 2026
Mantan Ketua BPD Damarsi Buka Suara Soal Penyalahgunaan TKD

Capai Kesepakatan, Iran belum Sepenuhnya Percaya pada AS

  • June 15, 2026
Capai Kesepakatan, Iran belum Sepenuhnya Percaya pada AS

Jerman Bantai Curacao 7-1, Nagelsmann Puji Tim Lawan

  • June 15, 2026
Jerman Bantai Curacao 7-1, Nagelsmann Puji Tim Lawan

Daichi Kamada Selamatkan Jepang dari Jepang Melawan Belanda

  • June 15, 2026
Daichi Kamada Selamatkan Jepang dari Jepang Melawan Belanda

Pelatih Australia Richard Garcia Senang Bisa Juarai Piala AFF U-19

  • June 14, 2026
Pelatih Australia Richard Garcia Senang Bisa Juarai Piala AFF U-19