Topan Ginting Tersangka, Proyek Jalan Diduga Jadi Bancakan

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) membidik Topan Obaja Putra Ginting alias Topan Ginting.

Ia adalah figur penting di Pemerintah Provinsi Sumatra Utara (Sumut)  karena menjadi kepercayaan Gubernur Sumut, Bobby Nasution.

Siapa Topan Ginting?

Topan Obaja Putra Ginting (lahir 7 April 1983) adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumut sejak Februari 2025. Ia pernah menjabat Kadis PUPR Kota Medan dan masuk lingkaran dekat Gubernur Sumut, Bobby Nasution. Ia baru terpilih seminggu lalu sebagai Ketua Kwarda Sumut masa bakti 2025-2030.

OTT KPK & Penetapan Tersangka

Pada 26 Juni 2025, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terkait proyek jalan di Sumut senilai Rp 231,8 miliar. Topan menjadi salah satu dari lima tersangka.

BACA JUGA  Penuhi Panggilan KPK, Ridwan Kamil Komit Dukung Transparansi

Penggeledahan Rumah & Barang Bukti

Pada 2 Juli 2025, KPK menggeledah rumah tinggal Topan di Medan selama tujuh jam. Tim penyidik menyita uang tunai senilai sekitar Rp 2,8 miliar dan dua senjata api (pistol beretta dengan 7 peluru dan senapan angin dengan dua pak amunisi)

Dugaan Korupsi & Dampak Proyek

Menurut KPK, uang yang disita merupakan bagian dari suap proyek jalan. Dana tersebut diduga menjadi penyebab mengapa kualitas jalan rusak—karena anggaran proyek banyak dipotong untuk suap.

Dampak Politik & Karier

Topan dikenal sebagai “ketua kelas” dan termasuk orang kepercayaan Bobby Nasution sejak menjadi Wali Kota Medan.

Penetapan sebagai tersangka menjadi pukulan besar bagi reputasi politik sang gubernur di Sumut. Topan Ginting adalah figur penting di Pemerintah Provinsi Sumut yang kini terjerat kasus korupsi proyek jalan.

BACA JUGA  Daerah Harus Punya Komitmen Kuat Berantas Korupsi

Penggeledahan di rumahnya dan penemuan barang bukti besar menunjukkan indikasi penyalahgunaan anggaran publik. Kasus ini menjadi sorotan langkah penegakan hukum terhadap pejabat tinggi provinsi. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Eks Tim Mawar Sebut Prabowo Sudah Waspadai Pengkhianat Sejak 2025

PRAKTISI intelijen sekaligus mantan anggota Tim Mawar Kopassus, Fauka Noor Farid, memberikan tanggapan terkait kasus penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto yang melibatkan tiga oknum perwira tinggi (pati) Mabes Polri. Ketiga…

Pecat Listyo, Presiden Prabowo Tunjuk Ariyo Windutomo Sebagai Plt KSP

PRESIDEN Prabowo Subianto resmi memberhentikan Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) setelah mantan Kapolri itu ditetapkan sebagai tersangka kasus penyadapan ilegal. Selanjutnya, Prabowo menunjuk Letnan Jenderal TNI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Cianjur Tambah Medali Emas di Porprov XV Jabar dari Muaythai

  • November 7, 2026
Cianjur Tambah Medali Emas di Porprov XV Jabar dari Muaythai

Gandeng ITB, Pemkot Bandung Luncurkan Program Angkot to School

  • November 6, 2026
Gandeng ITB, Pemkot Bandung Luncurkan Program Angkot to School

Diduga Korupsi untuk Judol, Pimpinan Cabang Bank Pemerintah di Sleman Ditangkap

  • November 6, 2026
Diduga Korupsi untuk Judol, Pimpinan Cabang Bank Pemerintah di Sleman Ditangkap

Puluhan Kades dari Kalsel Studi Tiru ke Kampung Edukasi Sampah Sidoarjo 

  • November 6, 2026
Puluhan Kades dari Kalsel Studi Tiru ke Kampung Edukasi Sampah Sidoarjo 

Festival Literasi Sergai Dorong Generasi Muda Cerdas Digital dan Gemar Membaca

  • November 6, 2026
Festival Literasi Sergai Dorong Generasi Muda Cerdas Digital dan Gemar Membaca

Dukung Industri Dalam Negeri, KAI Batal Impor Kereta Bekas dari Jepang

  • November 6, 2026
Dukung Industri Dalam Negeri, KAI Batal Impor Kereta Bekas dari Jepang