PSG dan Arsenal Berburu Sejarah di Puskas Arena

DUEL sengit bakal tersaji di Stadion Puskas Arena, Budapest, Hungaria, saat Paris Saint-Germain berhadapan dengan Arsenal di final Liga Champions pada Sabtu (30/5/2026) malam WIB. Pasalnya, kedua tim menyimpan ambisi masing-masing pada partai puncak nanti.

PSG yang merupakan juara bertahan berambisi menjadi tim kedua yang bisa mempertahankan gelar juara Liga Champions setelah Real Madrid. Di sisi lain, Arsenal bermimpi merebut gelar juara Liga Champions pertamanya dalam sejarah klub.

Tidak berlebihan jika laga nanti disebut sebagai perburuan sejarah kedua tim. Dengan status juara di kompetisi domestik masing-masing, laga nanti juga bisa dikatakan final ideal.

Apalagi Arsenal dikenal sebagai tim dengan pertahanan terkuat. Itu bisa dilihat dengan catatan kebobolan enam kali dan sembilan clean sheet. Adapun PSG merupakan tim paling produktif dengan torehan 40 gol dalam 16 pertandingan.

BACA JUGA  Menang di Kandang, Dortmund belum Aman

Tidak boleh salah

Pemain PSG berebut bola dengan pemain Arsenal. (Dok.Ist)

Di atas kertas, tim asuhan Luis Enrique mungkin sedikit lebih layak diunggulkan. Hal itu pun tidak dimungkiri gelandang Arsenal, Declan Rice. Menurutnya, Meriam London harus tampil sempurna untuk bisa mengalahkan Paris Saint-Germain

Apalagi mereka punya pengalaman pahit saat dikalahkan agregat Les Parisiens 1-3 di semifinal Liga Champions, musim lalu. “PSG adalah tim yang hebat. Pelajaran yang kami dapat dari kekalahan di semifinal musim lalu adalah kami harus memanfaatkan peluang,” ujar Rice.

“Anda harus berada dalam performa terbaik untuk mengalahkan PSG. Anda harus memiliki keyakinan untuk memang. Kami harus memberikan segalanya, mengeluarkan seluruh energi dan melakukan apa pun untuk memenangi trofi. Satu hal lagi, tidak boleh ruang untuk membuat kesalahan,” ujarnya.

BACA JUGA  Aston Villa Sukses Redam Arsenal di Villa Park

Senada, pengamat sepak bola, Gary Nevile juga menyebut Arsenal sebagai underdog saat menghadapi PSG. “Ini akan jadi ujian berat buat Arsenal. PSG di level berbeda dan punya manajer terbaik. Luis Enrique mungkin manajer terhebat di dunia saat ini bersama dengan Pep Guardiola. Tapi Arsenal juga tahu cara bertahan, itu akan menarik.”

Pengaruh Guardiola

Arsitek PSG, Luis Enrique. (Dok.Ist)

Di sisi lain, arsitek PSG, Luis Enrique memuji Mikel Arteta yang disebutnya berhasil mengubah mentalitas Arsenal hingga kembali menjadi tim kompetitif di level tertinggi. “Bila melihat statistik Arteta, semuanya sudah jelas. Dia adalah pelatih papan atas.”

Luis Enrique menilai perkembangan Arsenal dalam beberapa tahun terakhir tidak lepas dari peran besar Arteta sebagai arsitek tim. Enrique juga menyoroti latar belakang Arteta yang pernah bekerja bersama Pep Guardiola di Manchester City.

BACA JUGA  Telan Kekalahan, Barcelona dan PSG Tetap ke Semifinal

“Musim lalu mereka tidak berada di final Liga Champions karena kami cukup beruntung bisa mengalahkan mereka. Dia pelatih level atas. Dia belajar di tempat yang sangat baik bersama Pep Guardiola di Manchester City. Apa yang dia sampaikan terlihat jelas dari permainan para pemainnya,” ujar Enrique. (*/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Argentina Masih Butuh Magisnya, Scaloni Boyong Messi ke Piala Dunia

PELATIH tim nasional Argentina, Lionel Scaloni resmi mengumumkan nama-nama 26 pemain yang akan diboyongnya ke Piala Dunia 2026 pada Jumat.  Dari ke-26 daftar pemain tersebut,  sang legenda Lionel Messi termasuk…

Ada Jalan Amblas di Lenteng Agung, Lalu Lintas Arah Depok Terhambat

KEMACETAN terjadi di Jalan Raya Lenteng Agung menuju Depok, akibat jalanan amblas tepat setelah Gang Empang, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Semua kendaraan, terutama roda empat pun tampak jalan merayap sejak stasiun…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

PSG dan Arsenal Berburu Sejarah di Puskas Arena

  • May 29, 2026
PSG dan Arsenal Berburu Sejarah di Puskas Arena

Argentina Masih Butuh Magisnya, Scaloni Boyong Messi ke Piala Dunia

  • May 29, 2026
Argentina Masih Butuh Magisnya, Scaloni Boyong Messi ke Piala Dunia

Ada Jalan Amblas di Lenteng Agung, Lalu Lintas Arah Depok Terhambat

  • May 29, 2026
Ada Jalan Amblas di Lenteng Agung, Lalu Lintas Arah Depok Terhambat

Korban Hanyut di Sungai Batang Toru Ditemukan dalam Kondisi Meninggal

  • May 29, 2026
Korban Hanyut di Sungai Batang Toru Ditemukan dalam Kondisi Meninggal

Indonesia Jumpa Australia dan Malaysia di Kualifikasi Piala Asia U20 2027

  • May 28, 2026
Indonesia Jumpa Australia dan Malaysia di Kualifikasi Piala Asia U20 2027

Telkomsel Berkomitmen Perkuat Ekosistem Inovasi Digital

  • May 28, 2026
Telkomsel Berkomitmen Perkuat Ekosistem Inovasi Digital