Suami Isteri Dikukuhkan Jadi Guru Besar

PROFESOR Edi Winarko dan isterinya Prof. Tutik Dwi Wahyuningsih menyampaikan pidato pengukuhannya sebagai Guru Besar Fakultas MIPA UGM.

Pasangan suami-isteri itu sama-sama mengajar di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam atau FMIPA Universitas Gadjah Mada.

Prof. Drs. Edi Winarko, M.Sc., Ph.D. dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Rekayasa Pengetahuan. Sedangkan sanga istri, Prof. Dra. Tutik Dwi Wahyuningsih, Ph.D., dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Kimia.

Pada upacara pengukuhan ini, keduanya menyampaikan ucapan terima kasih kepada kolega hingga pada pasangan atas dukungan dan motivasi sehingga bisa meraih jabatan jabatan akademik tertinggi.

Sumber kekuatan

“Ungkapan terima kasih yang paling tulus saya persembahkan kepada istri saya, Prof. Tutik Dwi Wahyuningsih, atas kasih sayang, dukungan, motivasi, serta pengertian yang senantiasa diberikan sepanjang perjalanan kehidupan dan karier saya,” kata Prof. Edi Winarko.

BACA JUGA  Pengalihan 58% Dana Desa untuk KMP Bisa Lemahkan Otonomi Desa

Sementara Prof. Tutik menyampaikan ungkapan yang sama pada suaminya. “Akhirnya, terima kasih yang sebesar-besarnya kepada suami tercinta, Prof. Drs. Edi Winarko, M.Sc., Ph.D. yang selalu memberikan ridho, doa, dan dukungan penuh dalam setiap langkah perjalanan karier ini.

Dukungan dan pengertiannya menjadi sumber kekuatan yang memungkinkan saya untuk selalu terus berkarya,” katanya.

Pengukuhan dua guru besar ini tidak hanya menjadi bentuk pengakuan atas pencapaian akademik keduanya, tetapi juga menegaskan kontribusi FMIPA UGM dalam pengetahuan ilmu pengetahuan lintas disiplin, mulai dari ilmu kimia  hingga kecerdasan buatan yang bermanfaat di masa depan

Pidato pengukuhan

Prof. Edi pada upacara pengukuhan tersebut  menyampaikan pidato yang berjudul “Data Berkualitas, AI Berdaya: Pentingnya Pendekatan Data-Centric dalam Penerapan kecerdasan Buatan di Dunia Nyata”.

BACA JUGA  Guru Besar UGM Soroti Hukum Konflik Bersenjata di Laut

Prof. Edi mengangkat isu fundamental dalam perkembangan kecerdasan buatan, yakni pergeseran paradigma dari pendekatan model-centric menuju data-centric AI.

Sementara itu, Prof. Tutik menyampaikan pidato pengukuhan yang bertajuk “Pirazolina sebagai Platform Molekul Multifungsi: Sintesis, Aktivitas Antikanker, dan Aplikasinya sebagai Kemofluorosensor Selektif”.

Melalui orasinya ini, Prof. Tutik menyoroti manfaat senyawa pirazolina sebagai platform “bahan” atau molekul multifungsi yang memiliki potensi besar dalam bidang kesehatan dan teknologi sensor. (AGT/A-01)

Admin

Related Posts

Dewan Juri dan MC di LCC Empat Pilar Kalbar Resmi Dinonaktifkan

SEKRETARIAT Jenderal MPR RI meminta maaf atas kelalaian Dewan Juri yang menyebabkan polemik terkait pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Selain itu…

Wabup Sidoarjo Sidak Program Makan Bergizi di SDN Pucang 1 Usai Kabar Viral

WAKIL Bupati Sidoarjo Mimik Idayana melakukan inspeksi mendadak (sidak) pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Pucang 1, Sidoarjo, Selasa (12/5). Sidak ini bertujuan memastikan kelayakan dan standar gizi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Federasi Futsal Indonesia Resmi Ganti Nama Jadi AFI

  • May 12, 2026
Federasi Futsal Indonesia Resmi Ganti Nama Jadi AFI

PSS Sleman Bersyukur Kembali Promosi ke Super League

  • May 12, 2026
PSS Sleman Bersyukur Kembali Promosi ke Super League

Dewan Juri dan MC di LCC Empat Pilar Kalbar Resmi Dinonaktifkan

  • May 12, 2026
Dewan Juri dan MC di LCC Empat Pilar Kalbar Resmi Dinonaktifkan

Wabup Sidoarjo Sidak Program Makan Bergizi di SDN Pucang 1 Usai Kabar Viral

  • May 12, 2026
Wabup Sidoarjo Sidak Program Makan Bergizi di SDN Pucang 1 Usai Kabar Viral

Tetangga Aneh Berulah lagi, Rumah seorang Warga Diteror Sampah dan Air Kencing

  • May 12, 2026
Tetangga Aneh Berulah lagi, Rumah seorang Warga Diteror Sampah dan Air Kencing

Kirab Budaya di Cirebon Pukau Masyarakat

  • May 12, 2026
Kirab Budaya di Cirebon Pukau Masyarakat