Dua Desa di Kalimantan Timur Jadi Konservasi Pesut Mahakam

KEMENTERIAN Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat pelestarian keanekaragaman hayati, khususnya perlindungan Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris) yang berstatus kritis.

Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan Mahakam di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, sebagai habitat utama Pesut Mahakam.

Dalam rangka mendukung pelestarian berbasis masyarakat, Desa Muhuran di Kecamatan Kota Bangun dan Desa Sabintulung di Kecamatan Muara Kaman ditetapkan sebagai Desa Konservasi Pesut Mahakam, melengkapi Desa Pela yang lebih dahulu menyandang status serupa.

Kesehatan ekosistem

Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLH/BPLH, Rasio Ridho Sani, saat kunjungan kerja di kawasan konservasi Pesut Mahakam, Sabtu (7/2), menyampaikan bahwa satwa air tidak hanya satwa dilindungi, tetapi juga indikator penting kesehatan ekosistem Sungai Mahakam.

BACA JUGA  Pemerintah Diimbau Sediakan Konservasi Gajah yang Sesuai Habitatnya

“Karena itu, pelestarian habitat Pesut Mahakam harus dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, lembaga swadaya masyarakat, serta masyarakat lokal,” ujar Rasio saat membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq.

Ia menjelaskan, ekosistem danau dan Sungai Mahakam memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai habitat pesut, tetapi juga berbagai spesies lain seperti bekantan, berang-berang, bangau, dan satwa air lainnya. Kawasan ini juga berkontribusi penting dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

Pesut Mahakam harus dilindungi

Menteri Hanif menekankan seluruh aktivitas di kawasan tersebut, mulai dari perikanan, transportasi air, perkebunan, pertambangan, hingga pariwisata, harus dikelola secara bertanggung jawab agar tidak merusak habitat satwa dilindungi itu.

BACA JUGA  KLH/BPLH Panggil 8 Korporasi di Sumut Terkait Banjir dan Longsor

Selain itu, penguatan pengelolaan sampah dan limbah di kawasan Sungai dan Danau Mahakam menjadi perhatian utama untuk mencegah pencemaran perairan dan menjaga kualitas habitat satwa.

KLH/BPLH juga membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat untuk melaporkan dugaan pencemaran atau perusakan lingkungan yang akan ditindaklanjuti melalui mekanisme penegakan hukum.

Sebagai bagian dari upaya inovatif, pemerintah tengah menyiapkan pengembangan biodiversity credit yang berintegritas dan berpihak pada masyarakat lokal.

Pemerintah berharap Kawasan Konservasi Pesut Mahakam dapat menjadi contoh pengelolaan keanekaragaman hayati berkelanjutan dengan manfaat yang adil dan seimbang, sekaligus menjadi model kolaborasi lintas sektor dalam menjaga lingkungan hidup. (*/S-01)

BACA JUGA   Menteri LH Tetapkan Darurat Sampah Nasional

Siswantini Suryandari

Related Posts

Ketika Ilmu Pengetahuan Melintasi Sekat Iman dan Keyakinan

PERBEDAAN latar belakang agama tidak menjadi penghalang bagi Romo Adrianus Fani untuk menempuh pendidikan di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Justru keberagaman yang ia temukan selama menjadi mahasiswa menjadi salah satu…

Dompet Dhuafa Bantu Renovasi 4 Sarana Sanitasi di RTQ Ali Imron Bogor

DALAM upaya menciptakan lingkungan belajar Al-Qur’an yang bersih, aman, dan kondusif bagi masyarakat, GREAT Edunesia Dompet Dhuafa menyalurkan Dana Aksi Kebaikan untuk pembangunan dan renovasi 4 unit sarana sanitasi di…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Ketika Ilmu Pengetahuan Melintasi Sekat Iman dan Keyakinan

  • August 12, 2026
Ketika Ilmu Pengetahuan Melintasi Sekat Iman dan Keyakinan

Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII Ganti Nama Jadi FTDI

  • August 12, 2026
Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII Ganti Nama Jadi FTDI

GMKI Desak Kapolres Kebut Penyelidikan Kebakaran Pasar Dwikora

  • August 12, 2026
GMKI Desak Kapolres Kebut Penyelidikan Kebakaran Pasar Dwikora

Polda Jateng Beri Penghargaan kepada 49 Insan Berprestasi

  • August 11, 2026
Polda Jateng Beri Penghargaan kepada 49 Insan Berprestasi

Antisipasi Karhutla, Polda Sulsel Gelar Apel Pasukan

  • August 11, 2026
Antisipasi Karhutla, Polda Sulsel Gelar Apel Pasukan

Dieng Culture Festival 2026 Siap Beri Pengalaman Berbeda

  • August 11, 2026
Dieng Culture Festival 2026 Siap Beri Pengalaman Berbeda