Petugas Haji Berpengalaman Langsung Disiagakan di Mina

KEMENTERIAN Haji dan Umrah menyiapkan skema baru dalam pelaksanaan ibadah haji 1447 H/2026 M. Dalam upaya memaksimalkan pelayanan pada fase puncak haji, petugas yang sudah pernah berhaji akan langsung ditempatkan di Mina.

Kepala Satuan Operasional (Kasatop) Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) 2025, Harun Al Rasyid, mengatakan kebijakan ini merupakan bagian dari strategi penguatan layanan di kawasan Armuzna, khususnya Mina yang menjadi titik krusial pergerakan jemaah.

“Rencana tahun ini, petugas baik dari unsur perlindungan jemaah (linjam) maupun layanan lainnya yang sudah berhaji akan langsung kami tempatkan dari pemondokan di Makkah menuju Mina,” ujar Harun, Kamis (22/1).

Penempatan dilakukan bersamaan dengan pergerakan jemaah dari Makkah menuju Arafah. Dengan skema ini, petugas lebih dulu bersiaga di Mina untuk menyambut dan memantau arus jemaah yang bergerak dari Arafah ke Muzdalifah hingga Mina.

BACA JUGA  Kendala Pesawat, Jemaah Umrah Tertahan di Jeddah

Menurut Harun, langkah tersebut akan membuat pemantauan dan pemberian bantuan kepada jemaah lebih efektif.

“Sehingga pos-pos yang menjadi tanggung jawab petugas PPIH dapat maksimal dalam melakukan pemantauan, peninjauan, dan memberikan bantuan yang dibutuhkan jemaah,” jelasnya.

Petugas haji hadir di 10 pos layanan di Mina

Pada penyelenggaraan haji tahun ini, petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) akan mengisi 10 pos layanan di Mina serta 10 pos di jalur pergerakan jemaah.

Selain itu, petugas linjam dan petugas lainnya juga akan disiagakan di Mobile Crisis Rescue (MCR) kawasan Jamarat, khususnya di lantai atas dan lantai 3 yang terdiri dari lima pos.

“Jarak antara tenda Mina dengan pos di Jamarat cukup jauh. Karena itu, petugas sudah kami tempatkan langsung di lokasi agar saat jemaah tiba, petugas sudah siap dan tenaga mereka tidak terkuras,” tambahnya.

BACA JUGA  Kuota Haji 2026 Belum Ditetapkan, BP Haji Lakukan Negosiasi

Kepadatan di jalur Muzdalifah ke Mina

Ia menegaskan, pada malam pertama saat jemaah bergerak dari Muzdalifah menuju Mina dan kemudian ke Jamarat, potensi kepadatan dan kelelahan sangat tinggi. Kondisi tersebut membuat jemaah berpotensi membutuhkan pertolongan secara cepat.

“Di situlah kami anggap lebih efektif jika petugas yang sudah berhaji ditempatkan langsung di pos-pos tersebut,” ujarnya.

Kebijakan ini merupakan hasil evaluasi dari penyelenggaraan haji tahun-tahun sebelumnya. Meski secara umum pelaksanaan berjalan baik, Kementerian terus melakukan penyempurnaan dari sisi penempatan maupun penguatan personel di lapangan.

“Yang sebelumnya dirasa belum efektif, tahun ini kami optimalkan kembali, baik dari segi penempatan maupun penguatan personel,” tandas Harun. (*/S-01)

BACA JUGA  Indonesia–Arab Saudi Sepakati MoU Haji 2026

Siswantini Suryandari

Related Posts

Wabup Sleman Buka TMMD Sengkuyung Tahap I 2026

WAKIL Bupati Sleman Danang Maharsa membuka kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 di Lapangan Sumberadi, Mlati, Sleman, Selasa (10/2). Program TMMD dinilai mampu mempercepat akselerasi…

DLH Imbau Warga Tak Konsumsi Ikan dari Sungai Cisadane

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi ikan dari Sungai Cisadane menyusul ditemukannya ikan-ikan mati mendadak sejak Senin (9/2) malam. Imbauan tersebut disampaikan Selasa (10/2) setelah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Satgas Preemtif Polda Jateng Gencarkan Binluh Kamseltibcarlantas

  • February 11, 2026
Satgas Preemtif Polda Jateng Gencarkan Binluh Kamseltibcarlantas

Pemerintah Diminta Sosialisasikan Penonaktifan Penerima PBI JKN Lebih Awal

  • February 11, 2026
Pemerintah Diminta Sosialisasikan Penonaktifan Penerima PBI JKN Lebih Awal

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Ekspor Limbah Sawit

  • February 10, 2026
Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Ekspor Limbah Sawit

Banding PSS Ditolak, Tribun Utara dan Selatan Harus Ditutup

  • February 10, 2026
Banding PSS Ditolak, Tribun Utara dan Selatan Harus Ditutup

KAI Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

  • February 10, 2026
KAI Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

Penjualan Tiket Kereta Periode Lebaran Sudah 82.295

  • February 10, 2026
Penjualan Tiket Kereta Periode Lebaran Sudah 82.295