Dedi Mulyadi Dorong BUMN Lunasi Kewajiban Rp3,7 Triliun ke BJB

GUBERNUR  Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong percepatan penyelesaian kewajiban sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kepada Bank BJB yang nilainya hampir mencapai Rp3,7 triliun. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat kinerja perbankan daerah sekaligus mendukung iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat.

Pernyataan itu disampaikan Dedi dalam kegiatan Round Table Discussion (RTD) Nagara Institute bekerja sama dengan Akbar Faizal Uncensored (AFU) bertajuk “Jepitan Problem Investasi Danantara dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah” di Bandung, Kamis (22/1).

“Harapannya, BUMN-BUMN yang memiliki kewajiban terhadap BJB segera menyelesaikannya, karena itu menjadi beban bagi kegiatan usaha di Jawa Barat,” ujar Dedi.

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat bersama manajemen BJB telah melakukan komunikasi intensif, termasuk melalui surat resmi kepada Direktur Utama Danantara. Upaya tersebut disebut telah mendapat respons positif.

BACA JUGA  GAIKINDO Soroti Impor Pick-up, Industri Lokal Siap

Menurut Dedi, konsep Danantara yang mencatatkan seluruh aset pemerintah memiliki nilai strategis dalam mendukung pembangunan, baik di tingkat pusat maupun daerah.

BUMN lunasi kewajiban ke bank bjb

Sejalan dengan itu, Pemprov Jabar juga tengah menyiapkan konsolidasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Dalam waktu dekat, pemprov akan menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk menggabungkan seluruh BUMD Jawa Barat menjadi satu entitas, terpisah dari BJB.

“Ke depan hanya ada dua entitas, yaitu BJB dan satu BUMD hasil penggabungan. Tidak lagi terpisah-pisah seperti sekarang,” tegasnya.

Dedi menambahkan, konsolidasi tersebut bertujuan memperbaiki tata kelola BUMD yang selama ini dinilai belum optimal. Ia menyebut total nilai aset BUMD Jawa Barat hampir mencapai Rp4 triliun dan berpotensi dikelola lebih efektif.

BACA JUGA  KDM Sebut tidak Butuh Media dan tidak Gusar Dibilang Content Creator

Sementara itu, Akbar Faizal menyampaikan bahwa RTD edisi ketiga di Bandung ini merupakan bagian dari komitmen Nagara Institute dan AFU dalam memediasi gagasan publik dan para ahli.

“Hasil akhir dari rangkaian diskusi ini akan dibukukan dan diserahkan langsung kepada Presiden RI serta pihak Danantara sebagai tawaran ide dan gagasan konkret,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian diskusi strategis yang digelar di 10 kota besar di Indonesia dan menghadirkan sejumlah tokoh nasional, pengamat kebijakan, serta akademisi. (Rava/S-01)

BACA JUGA  Apa Itu Vasektomi Dijadikan Syarat Penerima Bansos di Jabar

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pemprov Jabar Raih Penghargaan dalam Penurunan Stunting

PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat meraih penghargaan sebagai Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Terbaik II Tingkat Provinsi dalam Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting. Penghargaan itu diberikan berdasarkan penilaian kinerja dan komitmen…

KDM Siap Sempurnakan Pelaksanaan SPMB

GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta masyarakat khususnya para orang tua yang akan memasukkan anak-anak mereka ke bangku SMA/ SMK untuk tidak panik menghadapi proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB)…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Sukses Atasi Mozambik, John Herdman Puji Semangat Pemain

  • June 9, 2026
Sukses Atasi Mozambik, John Herdman Puji Semangat Pemain

Pemprov Jabar Raih Penghargaan dalam Penurunan Stunting

  • June 9, 2026
Pemprov Jabar Raih Penghargaan dalam Penurunan Stunting

KDM Siap Sempurnakan Pelaksanaan SPMB

  • June 9, 2026
KDM Siap Sempurnakan Pelaksanaan SPMB

Jabar Promosikan Teh, Kopi dan Kakao di WIITEX 2026

  • June 9, 2026
Jabar Promosikan Teh, Kopi dan Kakao di WIITEX 2026

UIN Sunan Kalijaga Buka Jurusan Magister Matematika

  • June 9, 2026
UIN Sunan Kalijaga Buka Jurusan Magister Matematika

Keluhkan PCMB Jabar,  Dedi Mulyadi Diserbu Orang Tua Murid

  • June 9, 2026
Keluhkan PCMB Jabar,  Dedi Mulyadi Diserbu Orang Tua Murid