Zainal Arifin Mochtar Dikukuhkan sebagai Guru Besar FH UGM

AKADEMISI dan aktivis antikorupsi Zainal Arifin Mochtar resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Kelembagaan Negara Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM). Pria yang akrab disapa Uceng itu dikukuhkan dalam Sidang Terbuka Senat UGM di Balai Senat UGM, Sleman, Kamis (15/1).

Dalam pidato pengukuhannya yang berjudul “Konservatisme yang Menguat dan Independensi Lembaga Negara yang Lemah: Mencari Relasi dan Mendedah Jalan Perbaikan”, Prof. Dr. Zainal Arifin Mochtar, S.H., LL.M. menyoroti menguatnya arus konservatisme global yang dinilainya turut berdampak pada melemahnya independensi lembaga-lembaga negara.

“Asumsi dasarnya adalah dunia yang bergerak semakin konservatif telah ikut mempengaruhi lembaga-lembaga negara yang independensinya semakin tergerus,” ujar Zainal dalam pidatonya.

BACA JUGA  Digitalisasi Kurikulum & Pembelajaran Teknik Otomotif di Era Industri 4.0

Zainal Arifin Mochrar soroti lembaga negara

Ia secara khusus menyoroti lembaga negara yang berfungsi sebagai penyeimbang kekuasaan politik eksekutif dan legislatif. Menurutnya, pelemahan independensi terutama terjadi pada lembaga yudisial serta lembaga negara independen yang bersifat unelected atau tidak dipilih melalui mekanisme politik elektoral.

“Yang dimaksud dengan pelemahan independensi adalah lembaga yudisial dan lembaga-lembaga negara independen, yakni lembaga yang tidak dipilih secara politik,” lanjutnya.

Sidang pengukuhan tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional, antara lain Wakil Presiden ke-10 dan ke-11 RI Jusuf Kalla, mantan Menko Polhukam Mahfud MD, mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, mantan penyidik KPK Novel Baswedan, serta Ketua DPD RI GKR Hemas.

BACA JUGA  Kelahiran Anak Gajah di Taman Satwa Bukti Kesuksesan Pelestarian Ex Situ

Penggiat antikorupsi

Zainal Arifin Mochtar dikenal luas sebagai akademisi dan aktivis antikorupsi. Ia pernah menjadi anggota Task Force Penyusunan Undang-Undang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada 2007, serta menjabat Direktur Advokasi Pusat Kajian Antikorupsi (PUKAT) FH UGM pada 2008–2017. Pada 2020, ia tergabung dalam Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli).

Pada 2022, Zainal ditunjuk sebagai Anggota Tim Penyelesaian Non-Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia, dan pada 2023 dipercaya menjabat Wakil Ketua Komite Pengawas Perpajakan untuk periode 2023–2026.

Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai Anggota Dewan Audit Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2015–2017 serta Komisaris PT Pertamina EP pada 2016–2019. (AGT/ATH/S-01)

BACA JUGA  UGM Kukuhkan Dua Guru Besar Teknik Nuklir dan Fisika

Siswantini Suryandari

Related Posts

Tabrak Truk Mogok, Seorang Remaja Meninggal Dunia

SEORANG remaja berusia 15 tahun, meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Ring Road Utara tepatnya di Dusun Gandok, Depok, Sleman, pada Senin pagi sekitar pukul 06.20…

70% Wilayah Indonesia Disebut Terdampak El Nino

PAKAR Teknik Geofisika Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta Dr. Ir. Suharsono, M.T., mengingatkan fenomena El Nino tahun ini patut menjadi perhatian masyarakat. Pasalnya hal itu memengaruhi kondisi cuaca dan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia U-20 Ditahan Malaysia di Laga Pertama

  • August 31, 2026
Timnas Indonesia U-20 Ditahan  Malaysia di Laga Pertama

Celah Tindak  Pidana pada Penanganan Barang Bukti Digital di Sidang Perpajakan

  • August 31, 2026
Celah Tindak  Pidana pada Penanganan Barang Bukti Digital di Sidang Perpajakan

Tabrak Truk Mogok, Seorang Remaja Meninggal Dunia

  • August 31, 2026
Tabrak Truk Mogok, Seorang Remaja Meninggal Dunia

Kurangi Pemborosan Pakan, Mahasiswa Fapet UGM Kembangkan NutriForage

  • August 31, 2026
Kurangi Pemborosan Pakan, Mahasiswa Fapet UGM Kembangkan NutriForage

70% Wilayah Indonesia Disebut Terdampak El Nino

  • August 31, 2026
70% Wilayah Indonesia Disebut Terdampak El Nino

Gus Kikin Resmi Jadi Ketua Umum PBNU, KH Miftachul Akhyar Rais Aam

  • August 31, 2026
Gus Kikin Resmi Jadi Ketua Umum PBNU, KH Miftachul Akhyar Rais Aam