Guru Besar UNY Ajak Publik Jauhi Prestasi Instan

UNIVERSITAS Negeri Yogyakarta (UNY) menggelar upacara pengukuhan guru besar baru. Kali ini sebanyak empat guru besar baru tersebut kesemuanya berasal dari Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK).

Berbeda dengan kebiasaan sebelumnya acara yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Rektorat ini bukan sekadar seremoni akademik biasa.

Melalui pidato pengukuhan mereka, keempat profesor menyajikan sebuah manifesto bersama yang menantang pandangan usang tentang olahraga sebuah ajakan untuk beralih dari obsesi prestasi instan menuju pendekatan yang lebih humanis, ilmiah, dan berkelanjutan.

Keempatnya adalah Prof. Dr. Christina Fajar Sriwahyuniati, M.Or., Prof. Dr. Widiyanto, M.Kes., Prof. Dr. Ermawan Susanto, M.Pd., dan Prof. Dr. Muhammad Hamid Anwar, M.Phil.

Pembangunan karakter

Meski mereka berasal dari bidang kepakaran yang berbeda namun menyuarakan satu visi besar merevitalisasi peran olahraga sebagai fondasi pembangunan karakter dan kualitas hidup manusia Indonesia.

Pengukuhan ini tidak hanya memperkuat posisi UNY sebagai pusat unggulan ilmu keolahragaan, tetapi juga menandai lahirnya sebuah gerakan pemikiran baru yang menempatkan kembali manusia—bukan sekadar medali—sebagai inti dari olahraga.

BACA JUGA  ITS Juarai KRI, UNY Wakili Indonesia ke Vietnam

Berdasarkan pidato pengukuhannya yang berjudul ‘Optimalisasi Model Fundamental Motor Skill dalam Pembinaan Atlet Senam Usi Dini’, Prof. Dr. Christina Fajar Sriwahyuniati, M.Or., mengkritik sistem pembinaan atlet di Indonesia yang cenderung berorientasi pada pencapaian instan.

Usia dini

Menurut Guru Besar Kepelatihan Olahraga Senam Ritmik dan Artistik ini, pendekatan tersebut sering mengabaikan penguatan fundamental movement skills (FMS), padahal penguasaan keterampilan gerak dasar sejak usia dini adalah fondasi yang sangat menentukan keberhasilan jangka panjang seorang atlet.

“Saya mengajak para pelatih dan pendidik untuk meninjau kembali kebijakan pembinaan agar lebih ilmiah, adaptif, dan berorientasi pada keberlanjutan,” katanya.

Investasi jangka panjang

Sementara Prof. Dr. Widiyanto, M.Kes., menyampaikan orasi yang berjudul ‘Dampak Aktivitas Olahraga terhadap Pencapaian Kualitas Hidup: Tinjauan Adaptasi Latihan’, menegaskan bahwa olahraga merupakan investasi jangka panjang untuk kualitas hidup.

Guru Besar Adaptasi Fisiologi Latihan ini menekankan pentingnya latihan yang teratur, terukur, dan terprogram agar tubuh dapat beradaptasi secara fisiologis dan mental.

“Kebugaran adalah proses berkelanjutan yang tidak bisa dicapai secara instan. Lebih dari itu, olahraga tidak hanya memberi manfaat fisik, tetapi juga membantu mengurangi stres, memperkuat hubungan sosial, dan meningkatkan kepuasan hidup,” katanya.

BACA JUGA  Minuman Berbasis Daun Kelor Karya Mahasiswa UNY Juarai KMI Award

Dalam pidatonya yang berjudul ‘Peran Evaluasi Pembelajaran dalam Meningkatkan Kompetensi Renang dan Karakter Peserta Didik’, Prof. Dr. Ermawan Susanto, M.Pd., menyoroti bahwa evaluasi dalam olahraga tidak boleh berhenti pada pengukuran keterampilan teknis semata.

Guru Besar Evaluasi Pembelajaran Renang ini berpendapat bahwa evaluasi yang baik harus menjadi sarana untuk membentuk karakter, disiplin, dan tanggung jawab siswa.

Ia menganjurkan penerapan pendekatan pembelajaran mendalam (Deep Learning) yang menyatukan aspek keterampilan motorik dengan kognitif dan afektif, sehingga dapat mencetak individu yang tidak hanya mahir berenang tetapi juga berkarakter kuat.

Jaga keseimbangan

Adapun Prof. Dr. Muhammad Hamid Anwar, M.Phil., mengambil perspektif filosofis dalam pidatonya yang berjudul ‘Revitalisasi dan Reinterpretasi Tubuh dalam Pendidikan Jasmani dan Olahraga’.

Guru Besar Filsafat Pendidikan Jasmani dan Olahraga ini menekankan bahwa olahraga bukan sekadar arena kompetisi untuk meraih prestasi, melainkan juga wadah untuk membangun moralitas, integritas, dan sportivitas.

BACA JUGA  Mahasiswa KKN UNY Ajak Warga Budidaya Lele di Ember

Menurutnya, tantangan besar dunia olahraga saat ini adalah menjaga keseimbangan antara tuntutan prestasi dengan nilai-nilai kemanusiaan.

Ia mengajak semua pihak untuk menjadikan olahraga sebagai ruang pendidikan moral, di mana prestasi tidak semata diukur dengan medali, tetapi juga dengan nilai luhur yang terjaga.

Pengukuhan keempat Guru Besar ini secara signifikan memperkuat posisi UNY sebagai pusat unggulan dalam pengembangan ilmu keolahragaan dan kesehatan di Indonesia.

Jadi inspirasi

Dengan bertambahnya para ahli ini, FIKK UNY semakin meneguhkan komitmennya untuk melahirkan penelitian-penelitian inovatif, memperkuat pendidikan berbasis bukti ilmiah, serta memperluas pengabdian kepada masyarakat.

Pada akhirnya, kehadiran empat profesor baru ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi akademisi berikutnya, sekaligus memperkokoh kontribusi UNY dalam pembangunan bangsa melalui jalur ilmu pengetahuan dan olahraga. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Perkuat Hubungan dengan RI, Dubes Australia Resmikan #AussieBanget Corner di Tel-U  

DUTA Besar Australia untuk Indonesia Rod Brazier resmi meluncurkan #AussieBanget corner di Telkom University (Tel-U), sebuah ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi hubungan Australia dengan Indonesia. Dengan ruang itu pula ada…

Tim UGM Juarai Kompetisi Mobil Listrik di Malaysia

KOMUNITAS Mahasiswa UGM yang tergabung dalam Tim Yacaranda kembali meraih prestasi memukau pada ajang kompetisi mobil listrik. Prestasi tersebut diraih pada kompetisi Formula Student Malaysia (FSM) 2026 yang salah satu…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mantan Istri Dituduh Menganiaya ART, Andre Taulany Enggan Berkomentar

  • April 30, 2026
Mantan Istri Dituduh Menganiaya ART, Andre Taulany Enggan Berkomentar

Alasan Kesehatan, Megawati Mundur dari Timnas Voli Indonesia

  • April 30, 2026
Alasan Kesehatan, Megawati Mundur dari Timnas Voli Indonesia

Pemkot Bandung Rayakan May Day dengan Kegiatan Positif

  • April 30, 2026
Pemkot Bandung Rayakan May Day dengan Kegiatan Positif

Perkuat Hubungan dengan RI, Dubes Australia Resmikan #AussieBanget Corner di Tel-U  

  • April 30, 2026
Perkuat Hubungan dengan RI, Dubes Australia Resmikan #AussieBanget Corner di Tel-U  

Tim UGM Juarai Kompetisi Mobil Listrik di Malaysia

  • April 30, 2026
Tim UGM Juarai Kompetisi Mobil Listrik di Malaysia

Marc Klok Bertekad Bawa Persib Menangi Laga Kontra Bhayangkara FC

  • April 30, 2026
Marc Klok Bertekad Bawa Persib Menangi Laga Kontra Bhayangkara FC