Darurat Sampah, KLH/BPLH Perkuat Aksi Bersih Sampah

KEMENTERIAN Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) kembali menggelar Gerakan Nasional Aksi Bersih Sampah secara serentak di berbagai daerah di Indonesia.

Aksi bersih ini berlangsung di berbagai wilayah, seperti Sumedang, Lebak, Bulukumba, Tangerang, Cimahi, Sorong, Cilegon, dan Cianjur, dengan melibatkan ribuan peserta dari unsur pemerintah, pelajar, komunitas, dan masyarakat umum. Mereka bergotong royong membersihkan pasar, pantai, sekolah, sungai, hingga permukiman warga.

Menteri Lingkungan Hidup/BPLH Hanif Faisol Nurofiq menegaskan, gerakan nasional ini merupakan bagian dari transformasi besar dalam tata kelola sampah nasional menuju sistem yang lebih modern dan berdaya guna.

“Pengelolaan sampah tidak bisa dilakukan sendiri. Kolaborasi kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan menjaga kebersihan dan memulihkan fungsi lingkungan,” ujar Hanif.

BACA JUGA  Indonesia Tegaskan Komitmen Hentikan Polusi Plastik

Selama setahun terakhir, KLH/BPLH menjalankan kebijakan “Akhiri Open Dumping Sampah: Bangun Peradaban Harmonis dengan Alam dan Budaya”, sebagai payung gerakan Aksi Bersih dan percepatan pembangunan fasilitas Waste-to-Energy (WTE).

Aksi Bersih dan penutupan 246 TPA Open Dumping

Hingga kini, 246 dari 343 TPA open dumping telah ditutup atau direvitalisasi, berkontribusi pada penurunan 21,85% timbunan sampah nasional, setara 12,37 juta ton per tahun.

Langkah ini sejalan dengan target RPJMN Presiden Prabowo Subianto, yakni penyelesaian pengelolaan sampah sebesar 51% pada 2025 dan 100% pada 2029.

Sebagai tindak lanjut, KLH/BPLH menerbitkan SK Nomor 2567 Tahun 2025 tentang Daerah dengan Kedaruratan Sampah, sesuai amanat Perpres Nomor 109 Tahun 2025.

BACA JUGA  Wamen LH Percepat Revitalisasi TPST dan TPS3R di Indonesia

Sebanyak 336 kabupaten/kota ditetapkan dalam status darurat sampah berdasarkan kriteria seperti belum memiliki TPA, masih melakukan open dumping, atau memiliki kinerja pengelolaan rendah.

“Kami menetapkan lebih dari 160 daerah dalam status darurat sampah untuk mempercepat pembangunan fasilitas waste-to-energy. Ini memastikan langkah cepat dan terukur di semua lini,” kata Hanif.

Salah satu proyek strategis nasional yang tengah berjalan adalah Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan aglomerasi Tangerang Raya, dimulai dari TPA Jatiwaringin.

“Proyek ini menjadi contoh transformasi pengelolaan sampah menuju masa depan yang bersih dan berenergi,” tambahnya. (*/S-01)

BACA JUGA  Penutupan TPA Terbuka Ada Pergeseran Paradigma Lingkungan

Siswantini Suryandari

Related Posts

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

SEORANG ibu bersama anaknya terkubur bencana tanah longsor yang menimpa sebuah rumah di Desa Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Rabu (13/5). Namun berkat kerja keras Tim SAR…

Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

BANDARA Internasional Juanda di Kabupaten Sidoarjo mencatatkan prestasi perdana di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan meraih penghargaan World Safety Organization Indonesia Safety Culture (WISCA) 2026. Bandara di bawah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bekuk Al-Rayyan 3-1, Hyundai Capital Lolos ke Semifinal AVC

  • May 13, 2026
Bekuk Al-Rayyan 3-1, Hyundai Capital Lolos ke Semifinal AVC

Program Terpujilah GURU dari Sumedang Dirilis Telkomsel

  • May 13, 2026
Program Terpujilah GURU dari  Sumedang Dirilis Telkomsel

Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

  • May 13, 2026
Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

  • May 13, 2026
Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

  • May 13, 2026
Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

  • May 13, 2026
Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara