
BENCANA gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,4 mengguncang Kolombia bagian barat pada Senin waktu setempat. Akibatnya sebanyak 111 orang tewas dalam bencana tersebut.
Menurut Kolombia, Presiden Abelardo De la Espriella, pihaknya sudah melakukan operasi penyelamat. Dalam catatannya, bencana tersebut menyebabkan 1.575 rumah rusak dan 61 bangunan runtuh, termasuk 18 pusat kesehatan, 52 fasilitas pendidikan, 17 pusat kegiatan masyarakat, dan 18 ruas jalan.
Pemerintah Kolombia telah menetapkan status bencana nasional guna memperkuat mobilisasi dan koordinasi kapasitas kelembagaan dalam menangani situasi darurat tersebut.
Gempa terjadi pada pukul 12.34 GMT(pukul 19.34 WIB pada 10 Agustus) dengan pusat gempa terletak 5 kilometer di timur kota San Jose del Palmar. Menurut data Survei Geologi AS (USGS), gempa berasal dari kedalaman 107 kilometer.
Gempa susulan

Gempa susulan magnitudo 5,0 terjadi pada pukul 13.18 GMT (pukul 20.18 WIB), sekitar 16 kilometer di barat San Jose del Palmar. Wilayah administratif yang terletak di Wilayah Choco itu memiliki populasi sekitar 4.800 jiwa dan berada pada ketinggian 1.288 meter di atas permukaan laut.
Meskipun gempa tersebut sangat kuat, Sistem Peringatan Tsunami AS mengumumkan bahwa tidak ada ancaman tsunami bagi negara bagian California, Oregon, Washington, maupun Alaska di AS, serta menyatakan tidak ada risiko tsunami bagi provinsi British Columbia di Kanada.
Otoritas Kolombia menyatakan tidak ada ancaman tsunami bagi wilayah pesisir Pasifik Kolombia.
“Negara hadir dan mengambil tindakan,” ujar Presiden Kolombia Abelardo De La Espriella.
Dia memerintahkan pembentukan segera pos komando terpadu untuk mengoordinasikan upaya tanggap darurat. (*/M-01








