Kemenhut Evaluasi Ulang Konsesi Toba Pulp Lestari

KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari (PHL) menegaskan kembali komitmennya dalam menata Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) sebagai salah satu prioritas strategis nasional.

Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas pengelolaan hutan negara, sekaligus menyelesaikan persoalan lama terkait konflik lahan dan hak masyarakat di sekitar kawasan hutan.

Direktur Jenderal PHL, Laksmi Wijayanti, menjelaskan bahwa penataan izin PBPH meliputi penyelesaian tumpang tindih areal, peningkatan kinerja pemegang izin, serta rasionalisasi luas konsesi agar pemanfaatan sumber daya hutan lebih optimal dan bertanggung jawab.

“Tujuan kami jelas, mengurangi risiko konflik, memberikan kepastian status lahan, menekan biaya sosial dan lingkungan, serta memastikan seluruh kegiatan berjalan efisien dan berkelanjutan,” ujarnya, Kamis (16/10).

BACA JUGA  160 Personel Manggala Agni Padamkan Karhutla di Riau

Salah satu fokus utama evaluasi tahun ini adalah konsesi milik PT Toba Pulp Lestari (TPL) di Sumatra Utara. Sejak pertama kali mendapat izin pada 1992 (saat itu bernama PT Inti Indorayon Utama), luas konsesi TPL telah berkurang signifikan. Pada 2020, luasnya tercatat menyusut 37 persen menjadi 167.912 hektare.

Evaluasi terbaru yang dirampungkan pertengahan 2025 menunjukkan adanya fragmentasi tinggi di dalam areal konsesi TPL. Kondisi ini dipicu oleh perubahan status kawasan dan meningkatnya aktivitas non-kehutanan di sekitar area tersebut. Berdasarkan temuan itu, Ditjen PHL tengah menyiapkan kebijakan rasionalisasi untuk menata ulang konsesi agar lebih sesuai dengan prinsip keberlanjutan.

“Rasionalisasi ini adalah langkah penting untuk menciptakan kepastian hukum bagi semua pihak, terutama masyarakat dan pelaku usaha,” tambah Laksmi.

BACA JUGA  Konservasi Elang Jawa Butuh Kolaborasi Multipihak

Menanggapi tingginya perhatian publik terhadap isu kehutanan di Sumatera Utara, Kemenhut juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dalam pengawasan lapangan dan penertiban aktivitas di kawasan hutan.

Selain itu, kementerian mendorong kebijakan konservasi yang inklusif, dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat lokal sebagai mitra strategis dalam menjaga kelestarian hutan. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

  • Blog
  • September 30, 2026
Persaingan FIFA ASEAN Cup 2026 kian Ketat, Erick Thohir Peringatkan Timnas Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menilai peta persaingan sepak bola di Asia Tenggara semakin kompetitif. Negara-negara ASEAN terus meningkatkan kualitas tim, termasuk melalui rekrutmen pemain naturalisasi dan pemain dari berbagai…

Nowela dan Suara 5 Gemakan Semangat Kebangsaan di Laga Timnas Indonesia vs Malaysia

Penyanyi Indonesia, Nowela Elisabeth dan Suara 5 tampil dalam special performance pada pertandingan Timnas Indonesia vs Malaysia di matchday kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Persaingan FIFA ASEAN Cup 2026 kian Ketat, Erick Thohir Peringatkan Timnas Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

  • September 30, 2026
Persaingan FIFA ASEAN Cup 2026 kian Ketat, Erick Thohir Peringatkan Timnas  Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Nowela dan Suara 5 Gemakan Semangat Kebangsaan di Laga Timnas Indonesia vs Malaysia

  • September 30, 2026
Nowela dan Suara 5 Gemakan Semangat Kebangsaan di Laga Timnas Indonesia vs Malaysia

10 Pemain Skuad Garuda Tahan Malaysia, Indra Sjafri Ungkap Sistem Pertahanan Masih Punya PR

  • September 30, 2026
10 Pemain Skuad Garuda Tahan Malaysia, Indra Sjafri Ungkap  Sistem Pertahanan Masih Punya PR

Main 10 Pemain Sejak Menit ke-37, Coach RD Apresiasi Perjuangan Timnas Pantas Tuai Pujian

  • September 30, 2026
Main 10 Pemain Sejak Menit ke-37,  Coach RD Apresiasi  Perjuangan Timnas Pantas Tuai Pujian

Daihatsu Luncurkan Lima Terios Limited Edition di GIIAS Semarang

  • September 29, 2026
Daihatsu Luncurkan Lima Terios Limited Edition di GIIAS Semarang

BTNUK Gunakan Teknologi ART untuk Bantu Reproduksi Badak Jawa

  • September 29, 2026
BTNUK Gunakan Teknologi ART untuk Bantu Reproduksi Badak Jawa