
UNTUK membantu meringankan beban para korban gempa bumi bermagnitudo 7,7 di wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi, pemerintah mengirimkan Bantuan Presiden (Banpres) berupa 50.000 paket sembako.
Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.
Menurut Teddy, Presiden Prabowo telah menugaskan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, dan Kepala Basarnas Mohammad Syafii untuk langsung ke Labuan Bajo dan Maumere.
“Telah diberangkatkan ke Maumere berupa 50.000 paket sembako dari Banpres untuk masyarakat terdampak,” kata Teddy.
Kirim semua jajaran

Selain itu, lanjut dia, Presiden Prabowo juga menugaskan Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, serta tim dari PLN, Pertamina, Telkom, dan Bulog untuk bantu menangani bencana.
“Presiden Prabowo telah memerintahkan seluruh jajaran untuk bergerak cepat melakukan penanganan dan memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan,” tegasnya.
Kebutuhan dasar
Pada bagian lain, Kepala BNPB Suharyanto menyatakan Banpres yang dikirim Prabowo segera didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.
“Ini segera kami akan kirimkan untuk membantu kebutuhan logistik awal di daerah bencana,” kata dia.
Selain sembako, pemerintah bakal memastikan pemenuhan berbagai kebutuhan dasar warga terdampak gempa. Bantuan yang disiapkan meliputi makanan, minuman, air bersih, tenda atau tempat berlindung, genset, serta kebutuhan darurat lainnya.
Kirim personel dan KRI

Senada, Mabes TNI juga mengerahkan personel mereka melalui pesawat Hercules dan Kapal Perang (KRI) untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Di wilayah NTT, TNI langsung bergerak dengan mengerahkan personel dari Kodim 1603/Sikka, Kodim 1612/Manggarai, Kodim 1602/Ende, serta Yonif Teritorial Pembangunan (Yon TP) 834/WM, Lanal Maumere untuk membantu evakuasi dan penanganan masyarakat terdampak.
“Selain pengerahan personel di wilayah, TNI juga menyiapkan kekuatan dan sarana pendukung untuk mempercepat distribusi bantuan serta mobilisasi personel dan logistik,” demikian Kapuspen TNI Mayjen TNI Muhammad Nas dikutip dari siaran persnya, Sabtu.
“TNI mengerahkan Hercules dan KRI untuk membantu penanganan bencana serta mendukung kebutuhan masyarakat terdampak,” ujar Nas.
Berkoordinasi
Dia juga memastikan TNI akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BNPB, BPBD, Basarnas, Polri, dan instansi terkait lainnya untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan terpadu.
“Personel TNI juga tetap disiagakan untuk memberikan bantuan lanjutan sesuai perkembangan kondisi di wilayah terdampak,” katanya. (*/M-01)






