Bandung Zoo Bantah Terima Bantuan Pakan dari Kemenhut

MANAJEMEN Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo membantah telah menerima bantuan pakan satwa dari Kementerian Kehutanan (Kemenhut) pada Jumat (19/12). Pihak kebun binatang menegaskan pakan yang diterima pada hari tersebut berasal dari vendor rekanan, sebagaimana mekanisme yang selama ini berjalan.

Humas Bandung Zoo, Sulhan Safi’i, menyatakan seluruh pembayaran pakan satwa masih ditanggung manajemen Bandung Zoo melalui anggaran internal.

“Ada klaim bahwa Pemkot Bandung dan Kemenhut sudah bekerja sama membiayai pakan satwa. Kami tegaskan, pembayaran pakan termasuk untuk hari ini, Sabtu (20/12), masih berasal dari bagian keuangan Bandung Zoo. Mekanisme ini sudah dilakukan bertahun-tahun. Kami terikat kontrak dengan vendor dalam periode tertentu,” ujar Sulhan melalui keterangan tertulis, Sabtu (20/12).

BACA JUGA  Pemkot Bandung Pastikan Kematian Anak Harimau di Bandung Zoo karena Virus

Ia menjelaskan, vendor penyedia pakan merupakan mitra lama Bandung Zoo dan pengiriman pakan dilakukan seperti biasa. Hingga saat ini, belum ada kesepakatan resmi terkait pembiayaan pakan satwa oleh Kemenhut.

Menurut Sulhan, komunikasi dengan Kemenhut memang telah dilakukan melalui Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat, namun masih sebatas pembahasan awal.

“Soal komitmen pakan dari Kemenhut masih dalam proses pembicaraan. Belum ada kesepahaman atau perjanjian terkait pembiayaan,” katanya.

Meski demikian, Bandung Zoo masih membuka program donasi publik untuk membantu pembiayaan pakan bagi 711 satwa yang ada. Masyarakat yang ingin berdonasi dapat menghubungi nomor 0811-2347-733 untuk mendapatkan informasi mekanisme donasi.

BACA JUGA  Bandung Zoo Lepasliarkan Lima Satwa di Bukit Sempur Karawang

Bantuan pakan diklaim telah disalurkan

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bandung menyatakan bantuan pakan satwa dari Kemenhut telah mulai disalurkan dan diterima Bandung Zoo pada Jumat (19/12). Kepastian tersebut disampaikan Kepala Bidang Inventarisasi Barang Milik Daerah BKAD Kota Bandung, Awal Haryanto, usai melakukan pengecekan langsung di lapangan bersama perwakilan Kemenhut dan pihak terkait.

Awal menyebutkan, tim Pemkot Bandung turun langsung sejak pagi hari untuk memastikan kondisi riil pasokan pakan satwa. Berdasarkan hasil pengecekan, pakan tiba sekitar pukul 05.50 WIB dan langsung masuk ke area pengelolaan pakan kebun binatang.

“Mulai hari ini kebutuhan pakan satwa Bandung Zoo ditanggung Kementerian Kehutanan. Hal ini sejalan dengan berita acara kesepakatan yang saat ini masih dalam proses penandatanganan,” ujar Awal.

BACA JUGA  Pewaris Prihatin dengan Matinya Dua Ekor Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo

Ia menambahkan, pengecekan dilakukan untuk memastikan ketersediaan pakan satwa tetap aman dan proses pemberian pakan berjalan normal. Pemkot Bandung, lanjutnya, akan terus melakukan pemantauan serta koordinasi lintas instansi agar penyaluran pakan satwa berjalan berkelanjutan dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari. (Rava/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

FIFA ASEAN Cup 2026 Ajang Bergengsi, Erick Thohir Sebut Duel Indonesia Vs Malaysia Jadi Laga yang Sangat Dinantikan

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyebut FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai turnamen  yang menghadirkan kualitas dan rivalitas sepak bola terbaik di kawasan Asia Tenggara. Menurut Erick, besarnya perhatian FIFA terhadap…

Polsek Turi Tangkap Pembacok Guru

UNIT Reskrim Polsek Turi, Sleman membenarkan terjadinya tindak pidana penganiayaan di wilayah Bangunkerto, Turi, Sleman pada Jumat siang pekan lalu. Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro, Senin menjelaskan, dalam…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

FIFA ASEAN Cup 2026 Ajang Bergengsi, Erick Thohir Sebut Duel Indonesia Vs Malaysia Jadi Laga yang Sangat Dinantikan

  • September 28, 2026
FIFA ASEAN Cup 2026 Ajang Bergengsi, Erick Thohir Sebut Duel Indonesia Vs Malaysia Jadi Laga yang Sangat Dinantikan

Pengembangan Neuropsikologi di Indonesia Dinilai masih Tertinggal

  • September 28, 2026
Pengembangan Neuropsikologi di Indonesia Dinilai masih Tertinggal

Fakultas Farmasi UGM Peringkat 1 Indonesia dan Top 500 Asia Versi EduRank

  • September 28, 2026
Fakultas Farmasi UGM Peringkat 1 Indonesia dan Top 500 Asia Versi EduRank

Polsek Turi Tangkap Pembacok Guru

  • September 28, 2026
Polsek Turi Tangkap Pembacok Guru

Sidak Rumah Pompa Sidokare, Wakil Bupati Temukan Material tak Sesuai

  • September 28, 2026
Sidak Rumah Pompa Sidokare, Wakil Bupati Temukan Material tak Sesuai

56 Ribu Tiket Indonesia vs Malaysia Ludes Terjual, Antusiasme Suporter kian Tinggi

  • September 28, 2026
56 Ribu Tiket Indonesia vs Malaysia Ludes Terjual,  Antusiasme Suporter kian Tinggi