Pemkot Quanzhou Ajak Pertukaran Pelajar Lulusan SMP Surabaya

PEMERINTAH Kota Quanzhou Tiongkok bersama Yayasan Bina Marga Canggih (BMC) Surabaya mengajak pertukaran pelajar lulusan SMP untuk melanjutkan sekolah di SMK antar dua negara.

Sengaja dipilih pertukaran pelajar tingkat SMK karena lebih siap terjun ke dunia pekerjaan terutama industri.

Keseriusan pihak Pemerintah Kota Quanzhou ditunjukkan dengan mendatangi tiga SMP swasta di Sidoarjo dan Surabaya.

Masing-masing SMP Petra Acitya di Pondok Tjandra Sidoarjo, Kayming School Surabaya dan Elyon School Surabaya, Kamis (22/5).

“Tujuan kedatangan kami untuk memperkuat hubungan di bidang pendidikan, dan kebetulan banyak pendatang di sini keturunan Tionghoa yang berasal dari Quanzhou,” kata Kepala Dinas Pendidikan Quanzhou Distrik Licheng, Ye Yixiong.

BACA JUGA  38 Ribu Pengendara Ditindak Selama Operasi Patuh Semeru 2025

“Hingga kini masih menjalin hubungan baik karena masih sama-sama kerabat,” lanjutnya saat mengunjungi SMP Petra Acitya Pondok Tjandra Sidoarjo.

Ye Yixiong mengatakan, pihaknya menyediakan guru bahasa Hokkien apabila ada siswa belajar di sana. Bahasa Hokkien tersebut bisa dipelajari baik secara offline maupun online.

Pertemuan Pemerintah Kota Quanzhou dengan sekolah di Sidoarjo dan Surabaya tersebut, dipelopori oleh Yayasan BMC Surabaya.

Yayasan ini beranggotakan pengusaha bermarga Jiang atau Tjio dan mereka menjalin kerja sama dengan pengusaha Jiang di Tiongkok.

“Kita ini butuh orang lapangan karena mereka banyak investasi ke sini sehingga kita butuh orang yang siap pakai,” kata Ketua Yayasan BMC Surabaya Peter Sutjiono Tjio.

BACA JUGA  Ivan Sugianto Ditangkap Polisi Saat Turun dari Pesawat di Juanda

Pertukaran pelajar dua negara

Menurut Peter, mengajak lulusan SMP untuk melanjutkan sekolah di SMK yang lebih tepat guna. Berbeda dengan sekolah sarjana yang banyak diminati anak sekolah sekarang sifatnya lebih teoritikal.

“Apabila SMK cukup tiga tahun sudah siap kerja, beda dengan yang kuliah harus sekolah SMA dulu, setidaknya waktu sekolah mereka tujuh tahun,” kata Peter.

Menurut Peter, pertukaran pelajar setingkat SMK yang belajar ke Tiongkok akan lebih terkoneksi dengan teknologi. Terutama yang terkait dengan komputer, AI, robotik dan mesin-mesin yang dikontrol komputer.

Di Indonesia saat ini, kata Peter, banyak lulusan sarjana tapi kalah dengan lulusan SMK yang siap kerja. Pekerjaan terutama di swasta, saat ini banyak tidak melihat gelar melainkan kemampuan.

BACA JUGA  Sidak Pasar Larangan, Khofifah tak Temukan Beras SPHP

“Banyak tokoh dunia tidak kuliah tidak punya gelar tapi jadi orang top, seperti Bill Gates, Steve Jobs dan lainnya,” kata Peter. (OTW/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti dilema dan ketidakadilan yang dihadapi insan pers di tengah perkembangan media sosial. Di satu sisi, jurnalis dituntut menjunjung tinggi etika, kebenaran, dan independensi.…

Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue

INDONESIA menghadapi beban dengue yang masih tinggi. Pada 2025, Indonesia tercatat menempati urutan kedua di dunia dalam jumlah kematian akibat dengue, dengan 703 kematian atau sekitar 17 persen dari total…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Memeras WNA

  • October 29, 2026
Silmy Karim Didakwa  Terima Rp1,2 Miliar dari Memeras WNA

Beri Bonus untuk Atlet dan Pelatih, Presiden Ucapkan Terima kasih

  • October 29, 2026
Beri Bonus untuk Atlet dan Pelatih, Presiden Ucapkan Terima kasih

Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

  • October 29, 2026
Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

  • October 29, 2026
Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

  • October 29, 2026
Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue

  • October 29, 2026
Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue