Integritas Pemilu Dinilai Mulai dari Proses Pemilihan Penyelenggara

  • Politik
  • September 13, 2026
  • 0 Comments

KOORDINATOR Komite Pemilih Indonesia Jeirry Sumampow menyampaikan persoalan independensi dan integritas penyelenggara pemilu tidak cukup hanya diselesaikan dengan mencari orang-orang baik.

“Yang lebih mendasar adalah memastikan sistem rekrutmen memungkinkan orang yang baik, kompeten, dan independen benar-benar memiliki peluang untuk terpilih, ” kata Jeirry dalam keterangan tertulisnya, Minggu (13/9)..

Jeirry menengarai proses rekruitmen penyelenggara Pemilu sangat kuat intervensi politik, nepotisme, patronase, dan oligarki. Kuatnya intervensi itu juga terjadi dalam proses perekrutan Penyelenggara Pemilu KPU dan Bawaslu.

Persoalan adalah terletak pada desain rekrutmen. Ketika proses akhir pemilihan anggota KPU dan Bawaslu berada di tangan lembaga politik, muncul paradoks: penyelenggara pemilu dituntut independen, tetapi pintu terakhir rekrutmennya berada dalam proses politik.

BACA JUGA  KPU Berharap Media Ikut Berperan Sukseskan Pilkada 2024

Gerbang demokrasi

Padahal, KPU dan Bawaslu adalah penjaga gerbang demokrasi yang menentukan siapa dapat berkontestasi, bagaimana suara rakyat diproses, dan bagaimana sengketa pemilu diselesaikan.

“Karena itu, reformasi tidak boleh berhenti pada pergantian orang. Yang harus diperbaiki adalah sistemnya. Rekrutmen perlu menjamin transparansi kriteria dan dasar pemeringkatan, audit rekam jejak, partisipasi publik yang substantif, mekanisme keberatan publik, serta eliminasi otomatis terhadap calon yang terbukti memiliki konflik kepentingan atau ketergantungan politik,” kata Sekretaris Jenderal Perkumpulan Senior Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia itu

Lebih lanjut, independensi juga tidak boleh diukur hanya dari pernyataan bahwa seseorang bukan anggota partai politik. Independensi yang sesungguhnya terlihat dari kemampuan seseorang berkata “tidak” kepada kekuasaan

BACA JUGA  Terpopuler Hasil Survei Pilbup Garut, Rhesa Yogaswara Buat Kejutan dan Ramaikan Persaingan

Awasi pintu masuknya

Oleh karena itu, Tepi Indonesia mendorong masyarakat sipil untuk tidak hanya mengawasi hasil pemilu, tetapi juga mengawasi pintu masuknya. Rekrutmen penyelenggara pemilu harus menjadi agenda reformasi demokrasi yang serius.

“Sebab, integritas pemilu dimulai dari integritas proses yang memilih penyelenggaranya. Jangan meminta wasit yang independen jika peserta pertandingan masih memiliki terlalu besar kewenangan untuk memilih wasitnya sendiri,” pungkasnya. (APL/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Muhammadiyah Ajak Elite Bangsa Introspeksi Diri

KETUA Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyatakan bahwa mereka selalu taat pada dasar falsafah negara, hukum, serta ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu, Muhammadiyah menghormati setiap keputusan dari…

Pengamat Apresisi Konsolidasi Prabowo dengan 800 Pati TNI-Polri

LANGKAH Presiden Prabowo Subianto yang mengumpulkan sekitar 800 perwira tinggi (Pati) TNI dan Polri di Istana Negara, Rabu (7/10/2026) patut diapresiasi. Pasalnya pertemuan bisa menjadi momentum untuk menyatukan persepsi mengenai…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bezzecchi Pimpin Dominasi Aprilia di Sirkuit Mandalika

  • October 12, 2026
Bezzecchi  Pimpin Dominasi Aprilia di Sirkuit Mandalika

Gunduli Singapura, Indonesia Segel Tket ke Piala Asia Putri U-17

  • October 12, 2026
Gunduli Singapura, Indonesia Segel Tket ke Piala Asia Putri U-17

Borneo Terjungkal di Tangan Java United, PSS Gasak PSM

  • October 12, 2026
Borneo Terjungkal di Tangan Java United, PSS Gasak PSM

Bantu Kembangkan Sepak Bola Indonesia, Sergio Van Dijk dkk dirikan Neo Gen Academy

  • October 11, 2026
Bantu Kembangkan Sepak Bola Indonesia, Sergio Van Dijk dkk dirikan Neo Gen Academy

Persib Bangkit, Paksa Dewa United Berbagi Poin

  • October 11, 2026
Persib Bangkit, Paksa Dewa United Berbagi Poin

Awal Musim Penghujan di DIY Diprediksi pada Dasarian III November

  • October 11, 2026
Awal Musim Penghujan di DIY Diprediksi pada Dasarian III November