
JUARA dunia tinju kelas welter versi World Boxing Council (WBC) Ryan Garcia berhasil mempertahankan gelarnya. Kesuksesan itu didapat petinju Amerika Serikat tersebut menang technical knockout (TKO) atas petinju Inggris, Conor Benn.
Dalam duel di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu WIB tersebut Garcia mencetak TKO pada ronde kedua setelah menghujani Benn dengan serangan bertubi-tubi yang memaksa wasit untuk menghentikan pertarungan.
Dalam laga tersebut, Benn tampil agresif dan berusaha mengambil inisiatif serangan. Beberapa kali ia mampu memberikan tekanan dan sempat membuat sang juara harus bekerja keras untuk keluar dari tekanan.
Meski demikian Garcia tetap tenang dan berusaha mencari celah. Ia tidak hanya bertahan, tetapi juga merespons melalui serangan balik yang cepat dan akurat.
Wasit hentikan pertandingan
Akhirnya sebuah pukulan hook kiri Garcia berhasil menembus pertahanan Benn dan menjadi salah satu serangan penting yang membuat Garcia mulai mengambil kendali pada ronde pertama.
Memasuki ronde kedua, Benn kembali mencoba memberikan tekanan sejak awal. Namun, situasi berubah ketika Garcia berhasil melepaskan pukulan uppercut keras yang mengenai Benn. Garcia melanjutkan pukulan kanan keras yang tepat mengenai dagu Benn. Pukulan tersebut membuat Benn terhempas ke kanvas dan terjatuh.
Benn masih mampu menjawab hitungan wasit hingga hitungan ke-10 dan kembali berdiri untuk melanjutkan pertarungan. Namun, Garcia tidak memberikan kesempatan bagi lawannya untuk memulihkan kondisi dan langsung melancarkan serangkaian serangan begitu pertarungan dilanjutkan.
Garcia terus menghujani Benn dengan kombinasi pukulan dari berbagai arah. Serangan bertubi-tubi tersebut membuat Benn berada dalam posisi tertekan dan kesulitan memberikan perlawanan yang efektif. Melihat kondisi tersebut, wasit akhirnya menghentikan pertarungan dan memberikan kemenangan TKO kepada Garcia pada ronde kedua.
Rekor pertandingan
Dengan kemenangan tersebut, petinju berusia 28 tahun itu berhasil mempertahankan gelar juara dunia kelas welter WBC sekaligus memperkuat rekor profesionalnya menjadi 26 kemenangan, termasuk 21 kemenangan melalui KO/TKO, dan dua kekalahan.
Sebaliknya, kekalahan tersebut membuat rekor profesional Benn berubah menjadi 25 kemenangan, termasuk 14 melalui KO, dan dua kekalahan. (*/N-01)






