Kasus Jemaah Haji Nonprosedural Terus Bertambah

POLRESTA Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan keberangkatan 36 calon jemaah haji nonprosedural/ilegal ke Tanah Suci melalui Bandara Soetta.

Kasat Reskim Polres Bandara Soetta, Komisaris Polisi Yandri Mono mengatakan polisi telah memeriksa penyelenggara keberangkatan haji ilegal. “Modusnya pelaku sama, menggunakan penerbangan transit,” kata Yandri.

Adapun 36 orang terdiri dari 34 jemaah calon haji dan dua pendamping menggunakan visa kerja atau amil. Mereka menggunakan penerbangan Srilanka Airlines UL 356 tujuan Jakarta-Colombo dan Riyadh.

Para calon haji berasal dari Tegal, Brebes, Lampung, Bengkulu, Palembang, Makassar, Medan, dan Jakarta. Mereka akan bertolak ke Tanah Suci dari Bandara Soekarno Hatta pada Senin (5/5) sekitar pukul 15.00 WIB.

BACA JUGA  BPKH Naikan Distribusi Nilai Manfaat Jemaah Haji Tunggu

Rombongan telah membayar Rp139 juta hingga Rp175 juta kepada pemimpin dan pendamping rombongan berinisial IA dan NF.

“IA dan NF yang memfasilitasi keberangkatan rombongan ini. Tapi tidak menginformasikan ke para calon jemaah bahwa visa yang akan digunakan adalah visa kerja,” tuturnya.

Selain itu rombongan tersebut percaya pada IA dan NF yang mengaku pernah memberangkatkan calon haji pada 2024.

Visa kerja yang mereka kantongi ketika sampai di Tanah Suci akan diurus. Nantinya pemegang visa kerja akan mengantongi iqomah.

“Bila sudah mengantongi iqomah, mereka bebas ke Tanah Suci dan melakukan ibadah haji,” ujarnya.

Hingga saat ini Polresta Bandara Soekarno Hatta telah menangani 117 calon jemaah haji ilegal berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta.

BACA JUGA  Jemaah Haji Dilarang Sembelih Dam Langsung di RPH Makkah

Sedangkan di Arab Saudi, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah menemukan 30 WNI akan berhaji tanpa menggunakan visa haji resmi.

Konsul Jenderal RI Yusron Ambary mengatakan puluhan WNI itu ditemukan Tim Pelindungan Jamaah (Linjam) KJRI Jeddah ketika sedang berada di Bandara Jeddah. Mereka menggunakan visa ziarah untuk melaksanakan ibadah haji.

Siswantini Suryandari

Related Posts

Dua Korban Terseret Arus di Cianjur Ditemukan Meninggal

OPERASI pencarian dan pertolongan terhadap dua orang korban yang terseret arus di selokan bawah Hotel Delaga Biru, Kelurahan Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, resmi ditutup setelah seluruh korban berhasil ditemukan.…

UIN Sunan Kalijaga Masuk Ranking V Bidang Hukum Versi Scimago

LEMBAGA pemeringkat internasional Scimago Institution Rankings (SIR) pada  2026  menempatkan UIN Sunan Kalijaga di posisi kelima terbaik di Indonesia dalam bidang hukum. Secara global, kampus ini juga mencatatkan posisi di…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Impor Sapi, Domba dan Unta dari Australia Dorong Swasembada Pangan

  • March 30, 2026
Impor Sapi, Domba dan Unta dari Australia Dorong Swasembada Pangan

Penalti Marin Petkov Pupus Impian Indonesia Juarai FIFA Series

  • March 30, 2026
Penalti Marin Petkov Pupus Impian Indonesia Juarai FIFA Series

Satu Personel RI di UNIFIL Gugur, Menlu Sampaikan Duka

  • March 30, 2026
Satu Personel RI di UNIFIL Gugur, Menlu Sampaikan Duka

Dinkes Temukan 30 Anak Positif Campak di Tasikmalaya

  • March 30, 2026
Dinkes Temukan 30 Anak Positif Campak di Tasikmalaya

Harga Kebutuhan Barang Pokok di Jabar Mulai Turun

  • March 30, 2026
Harga Kebutuhan Barang Pokok di Jabar Mulai Turun

Dua Korban Terseret Arus di Cianjur Ditemukan Meninggal

  • March 30, 2026
Dua Korban Terseret Arus di Cianjur Ditemukan Meninggal