Dua Korban Terseret Arus di Cianjur Ditemukan Meninggal

OPERASI pencarian dan pertolongan terhadap dua orang korban yang terseret arus di selokan bawah Hotel Delaga Biru, Kelurahan Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, resmi ditutup setelah seluruh korban berhasil ditemukan.

Kedua korban diketahui bernama Tubagus Suharyana (57), laki-laki, warga Perum De Jaya Valley Blok G No. 10, Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang dan Sri Vebrianti (45), perempuan, dengan alamat yang sama. Seluruh korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD).

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana S.A.P., M.si menyebutkan pada hari kedua, sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, Tim Rescue Unit Siaga SAR Cianjur menerima informasi dari Camat Cikalongkulon bahwa korban pertama telah ditemukan pada jarak kurang lebih 25 kilometer dari last known position (LKP).

BACA JUGA  Buruh Jabar Tuding Jiwa Sosial Dedi Mulyadi Hanya di Konten

Proses identifikasi

Salah satu korban yang terseret arus di Cianjur. (Dok.Istimewa)

Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Sayang untuk proses identifikasi. Korban pertama berhasil teridentifikasi pada pukul 08.15 WIB oleh tim Inafis sebagai Tubagus Suharyana.

Selanjutnya pada pukul 07.30 WIB, Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing untuk menentukan rencana operasi serta pembagian tugas. Pencarian dilanjutkan pada pukul 08.00 WIB dengan metode penyisiran darat sejauh 5 kilometer dari LKP.

Kemudian pada pukul 08.34 WIB, Tim SAR menerima informasi dari masyarakat bahwa korban kedua ditemukan sejauh kurang lebih 35 kilometer dari LKP dalam kondisi meninggal dunia.

Tim segera melakukan evakuasi dan membawa korban ke RSUD Sayang untuk proses identifikasi. Pada pukul 13.20 WIB, korban kedua berhasil diidentifikasi sebagai Sri Vebrianti. Selanjutnya, pada pukul 13.25 WIB, kedua korban diserahkan kepada pihak keluarga.

BACA JUGA  Diduga Terprosok ke dalam Sumur, Lansia Ditemukan Meninggal

Operasi ditutup

Dengan telah ditemukannya seluruh korban, pada pukul 13.30 WIB Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing dan mengusulkan penutupan operasi SAR. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuannya masing-masing.

Sebelumnya Pada Minggu (29/03) Pukul 19.40 dilaporkan oleh Polres Cianjur bahwa ada 1 kendaraan bermotor diduga mengalami laka lantas kemudian korban yang berjumlah 2 orang masuk kedalam selokan dibawah hotel Delaga biru, menerima infromasi tersebut Kantor SAR Bandung langsung memberangkatkan personel dari Unit Siaga SAR Cianjur untuk melaksanakan pencarian. (YY/A-01)

BACA JUGA  Dinkes Temukan 30 Anak Positif Campak di Tasikmalaya

Admin

Related Posts

Dampak Cuaca Buruk Sejumlah Lokasi di Sleman Longsor

KEPALA Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Haris Martapa membenarkan terjadinya longsor di sejumlah lokasi di Sleman setelah terjadi hujan deras yang disertai angin kencang. Ia menyebutkan talud di…

PMI se-DIY Terima Hibah Alat Kesehatan Rp3,3 Miliar

SELURUH Klinik PMI kabupaten/kota se-DIY Selasa (14/04) menerima hibah peralatan medis modern senilai Rp3,3 miliar. Jumlah itu diproyeksikan akan meningkatkan standar fasilitas kesehatan sekaligus mempercepat respons kedaruratan medis di seluruh…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Dampak Cuaca Buruk Sejumlah Lokasi di Sleman Longsor

  • April 14, 2026
Dampak Cuaca Buruk Sejumlah Lokasi di Sleman Longsor

Sering Buka Medsos, Tingkat Literasi Baca Tulis Anak Menurun

  • April 14, 2026
Sering Buka Medsos, Tingkat Literasi Baca Tulis Anak Menurun

PMI se-DIY Terima Hibah Alat Kesehatan Rp3,3 Miliar

  • April 14, 2026
PMI se-DIY Terima Hibah Alat Kesehatan Rp3,3 Miliar

Mendikdasmen Proyeksikan SMANOR Jatim Jadi Role Model

  • April 14, 2026
Mendikdasmen Proyeksikan SMANOR Jatim Jadi Role Model

Saksi Kasus TKD Damarsi Sebut Kades Hadiri Syukuran Pembangunan Kos-kosan 

  • April 14, 2026
Saksi Kasus TKD Damarsi Sebut Kades Hadiri Syukuran Pembangunan Kos-kosan 

Hara Hachi Bu, Prinsip Berhenti Makan Sebelum Kenyang

  • April 14, 2026
Hara Hachi Bu, Prinsip Berhenti Makan Sebelum Kenyang