UIN Sunan Kalijaga Masuk Ranking V Bidang Hukum Versi Scimago

LEMBAGA pemeringkat internasional Scimago Institution Rankings (SIR) pada  2026  menempatkan UIN Sunan Kalijaga di posisi kelima terbaik di Indonesia dalam bidang hukum. Secara global, kampus ini juga mencatatkan posisi di peringkat 262 dunia.

Capaian itu semakin melengkapi prestasi sebelumnya yang menurut versi QS World University Rankings by Subject untuk bidang Theology, Divinity, & Religious Studies dengan menempati posisi ke-37 dunia.

Pemeringkatan SIR sendiri didasarkan pada tiga indikator utama, yakni kinerja penelitian, hasil inovasi, serta dampak sosial yang diukur melalui visibilitas web.

Dalam daftar 10 besar nasional bidang hukum, UIN Sunan Kalijaga berada di posisi kelima, bersanding dengan sejumlah perguruan tinggi ternama seperti Universitas Airlangga, Universitas Indonesia, hingga Universitas Gadjah Mada.

BACA JUGA  Lulusan UIN Sunan Kalijaga Diminta tidak Takut Perubahan

Dorong riset dan publikasi

Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi, mengemukakan capaian ini merupakan hasil dari komitmen kuat universitas dalam mendorong peningkatan kualitas riset dan publikasi ilmiah.

Di bawah koordinasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), kata Rektor berbagai skema pendanaan riset terus dibuka setiap tahun, baik untuk tingkat nasional maupun internasional.

Selain itu, universitas juga memberikan insentif bagi dosen dan mahasiswa yang berhasil mempublikasikan karya ilmiah di jurnal bereputasi.

Dekan Fakultas Syariah dan Hukum, Ali Sodiqin, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian ini. Ia menilai peringkat tersebut mencerminkan kuatnya budaya riset dan publikasi ilmiah di lingkungan fakultas.

Jurnal ilmiah

Atmosfer akademik yang kondusif terus dibangun melalui berbagai kegiatan seperti diseminasi hasil riset, Kajian Turats, hingga Klinik Metodologi yang rutin diselenggarakan setiap bulan.

BACA JUGA  UIN Sunan Kalijaga Raih Penghargaan UI GreenMetric

Dalam aspek publikasi, kata Ali Sodiqin UIN Sunan Kalijaga saat ini memiliki delapan jurnal ilmiah di bidang hukum.

“Dua di antaranya, Al Ahwal dan Al Mazahib, telah terindeks Scopus, sementara enam jurnal lainnya terakreditasi Sinta dengan berbagai peringkat,” ujarnya.

Keberadaan jurnal-jurnal ini imbuhnya menjadi indikator penting dalam menjaga kualitas dan keberlanjutan riset di lingkungan kampus.Data Fakultas Syari’ah dan Hukum 2025 menunjukkan 52 dosen berhasil memubilakukan sebanyak 78 artikel internasional bereputasi.

Dosen dan mahasiswa

Saat ini, ujarnya, Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga memiliki total 83 dosen.Capaian ini menunjukkan lebih dari 62 persen dosen aktif berkontribusi dalam publikasi ilmiah internasional.

BACA JUGA  Mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga Bikin Sumur Bor

Tidak hanya dosen, mahasiswa juga didorong aktif dalam publikasi ilmiah. Fakultas menyediakan insentif bagi mahasiswa yang berhasil mempublikasikan karya ilmiahnya.

Bahkan, bagi mahasiswa magister dan doktor, publikasi menjadi syarat wajib dalam menyelesaikan studi. Upaya ini menjadi bagian dari strategi membangun ekosistem riset yang berkelanjutan serta mendorong pengembangan keilmuan, khususnya di bidang hukum. (AGT/Q-01)

Admin

Related Posts

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menyampaikan perkembangan terbaru terkait penanganan kasus gangguan dan pembubaran paksa kegiatan ibadah jemaat Gereja Misi Sejahtera (GMS) di Sewon, Bantul, yang terjadi pada Minggu (24/5/2026) lalu.…

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

BALAI Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta mengungkapkan hasil pengamatan selama sepekan pada 7-13 Agustus, terjadi 1.205 gempa dan 98 kali awan panas guguran. Kepala BPPTKG Yogyakarta Agus…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

Dua Orang Meninggal dalam Gempa di NTT

  • August 15, 2026
Dua Orang Meninggal dalam Gempa di NTT

Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

  • August 14, 2026
Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden

  • August 14, 2026
Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden