Impor Sapi, Domba dan Unta dari Australia Dorong Swasembada Pangan

  • Ekonomi
  • March 30, 2026
  • 0 Comments

SEBANYAK 250 ekor hewan pilihan sapi perah, domba, dan unta dari Australia tiba di Terminal Kargo Bandara Internasional Juanda, Senin malam (30/3).

Hewan-hewan pilihan itu sengaja didatangkan importir Jawa Timur sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional. Impor juga difokuskan untuk peningkatan produksi susu, daging, perbaikan kualitas genetika ternak lokal hingga pariwisata nasional.

Hewan unta rencananya akan dikirim ke Lembang Zoo Jawa Barat untuk melengkapi satwa di tempat wisata itu. Sementara untuk sapi perah dan domba akan didistribusikan ke sejumlah daerah di Pulau Jawa seperti Malang dan beberapa daerah di Jawa Barat.

Dukung program pemerintah

Sejumlah hewan pilihan yang diimpor dari Australia tiba di bandara Juanda. (Dok/ist)

Direktur PT Tombak Mas Nusantara Aji Bagus Setiyawan mengatakan, impor itu menjadi langkah konkret dalam mendukung program pemerintah, termasuk swasembada pangan dan program makan bergizi gratis, serta program pariwisata nasional.

BACA JUGA  Polresta Sidoarjo Borong Penghargaan Kapolri

“Kami membawa beberapa jenis hewan, terutama domba unggul seperti Dorper, Suffolk, dan Texel. Fokus kami adalah pengembangan bibit agar peternak lokal bisa meningkatkan kualitas ternaknya,” kata Aji kepada wartawan di Bandara Juanda, Senin (30/3).

Sapi perah yang didatangkan jenis Friesian Holstein, sementara untuk unta adalah ras Camelus Dromedarius. Sementara domba ada beberapa jenis yaitu Dorper, Suffolk dan Texel.

“Untuk sapi perah, kami ingin mendorong peternak agar bisa segera berproduksi dan memenuhi kebutuhan susu nasional,” kata Aji.

Pengembangan ekowisata

Sejumlah hewan pilihan yang diimpor dari Australia tiba di bandara Juanda. (Dok/ist)

Tak hanya untuk sektor peternakan, unta yang diimpor juga akan dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan ekowisata, khususnya di wilayah Lembang, Jawa Barat. Secara total impor kali ini mencapai sekitar 250 ekor hewan, terdiri dari 200 ekor domba, 24 ekor sapi perah, dan sisanya unta.

BACA JUGA  Neraca Perdagangan Jabar Surplus, Ekspor Capai US$3,14 Miliar

Dari sisi harga, domba jenis Dorper dan Suffolk dibanderol sekitar Rp35 juta hingga Rp38 juta per ekor, sementara Texel mencapai Rp38juta hingga Rp40 juta. Untuk sapi perah harganya sekitar Rp45 juta per ekor, dan unta bisa mencapai Rp130 juta per ekor.

Sebelum didistribusikan, seluruh hewan wajib menjalani proses karantina selama 14 hari guna memastikan kondisi kesehatan serta bebas dari penyakit.

“Sesuai regulasi pemerintah, seluruh hewan langsung kami kirim ke karantina di Surabaya selama 14 hari sebelum nantinya didistribusikan ke daerah tujuan seperti Malang dan Lembang,” kata Aji.

Tingkatkan populasi ternak

Sejumlah hewan pilihan yang diimpor dari Australia tiba di bandara Juanda. (Dok/ist)

Ia menambahkan, proses impor ini juga melibatkan kerja sama dengan mitra dari Australia serta dukungan tenaga ahli di bidang kesehatan hewan.

BACA JUGA  Korem 101/Antasari Berkomitmen Bantu Wujudkan Ketahanan Pangan di Kalsel

Dengan adanya impor ini, diharapkan populasi ternak unggul di Indonesia dapat meningkat, sekaligus mempercepat investasi di sektor peternakan, khususnya sapi perah.

“Harapannya, ini bisa membantu peternak lokal berkembang dan pada akhirnya memperkuat ketahanan pangan nasional,” kata Aji. (OTW/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

JFW 2026, Ruang Bertemunya Identitas Lokal dan Jejaring Global

WAKIL Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X  resmi membuka gelaran Jogja Fashion Week (JFW) XXI 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Banguntapan, Sleman, pada Kamis (13/08). Ajang itu diharapkan jadi…

Presiden Usulkan Calon Tunggal untuk Gubernur BI

MENTERI Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto sudah mengusulkan satu nama untuk calon Gubernur Bank Indonesia (BI). Usulan itu sudah disampaikan melalui Surat Presiden ke pimpinan DPR…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

  • August 15, 2026
Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

  • August 15, 2026
Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

  • August 15, 2026
Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara