UNY Kembali Kukuhkan Lima Guru Besar Baru

UNIVERSITAS Negeri Yogyakarta, Selasa (31/12) kembali menyelenggarakan tradisi Pengukuhan Guru Besar di Ruang Sidang Utama Rektorat kampus setempat. Hal itu berkaitan dengan bertambahnya lima Guru Besar Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Kelima Guru Besar baru yang menyampaikan pidato pengukuhan itu adalah Prof. Dr. Amat Jaedun, M.Pd., (Guru Besar Ranting Ilmu Kepakaran Evaluasi Pendidikan Guru Vokasi Fakultas Teknik), Prof. Dr. phil. Nurhening Yuniarti, S.Pd., M.T., (Guru Besar Ranting Ilmu Kepakaran Media Pembelajaran Vokasional Fakultas Teknik), Prof. Dr. Teguh Setiawan, M.Hum., (Guru Besar Ranting Ilmu Kepakaran Linguistik Indonesia Fakultas Bahasa, Seni dan Budaya), Prof. Dr. Afendy Widayat, M.Phil., (Guru Besar Ranting Ilmu Kepakaran Kajian Filsafat Jawa Fakultas Bahasa, Seni dan Budaya), dan Prof. Dr. Drs. Suyato, M.Pd., (Guru Besar Ranting Ilmu Kepakaran Kurikulum dan Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial Hukum dan Ilmu Politik).

BACA JUGA  149 Mahasiswa ADik Ikuti Pembinaan Kebangsaan di Yogyakarta

Rektor UNY Prof. Sumaryanto mengatakan saat ini masih menunggu SK 11 Guru Besar yang akan ditandatangani oleh Menteri dalam waktu dekat ini.

“Di penghujung tahun ini kami masih menunggu 11 SK guru besar yang akan ditandatangani Menteri,” kata Rektor.

Pada 2025, jelasnya UNY possible dan eligible apabila akan mengusulkan 15-20 guru besar. Dengan pengukuhan ini, UNY diharapkan semakin mengokohkan posisinya sebagai salah satu universitas unggulan (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

KANTOR Imigrasi Yogyakarta di Bandara Internasional Yogyakarta atau YIA (Yogyakarta International Airport) menggagalkan keberangkatan tiga orang yang diduga akan akan berangkat haji tanpa melalui prosedur resmi atau nonprosedural. Ketiga orang…

Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

WAKIL Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan pemerintah memberikan ruang bagi jemaah haji untuk mengikuti keyakinan fikih masing-masing terkait lokasi pemotongan hewan dam (denda haji). Pernyataan itu disampaikannya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

  • May 15, 2026
Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

  • May 15, 2026
Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

  • May 15, 2026
Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

  • May 15, 2026
Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

  • May 15, 2026
Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

Dihajar Foolad Sirjan Iranian, Garuda Jaya Jadikan Pelajaran

  • May 14, 2026
Dihajar Foolad Sirjan Iranian, Garuda Jaya Jadikan Pelajaran