Dihajar Foolad Sirjan Iranian, Garuda Jaya Jadikan Pelajaran

TIM voli Jakarta Garuda Jaya harus mengakui keunggulan Foolad Sirjan Iranian pada hari kedua AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 pada Kamis (15/05/2026). Dalam duel di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) tersebut Garuda Jaya takluk 0-3 (14-25, 12-25, 12-25).

Dengan hasil itu, Foolad Sirjan Iranian memastikan tiket terakhir ke semifinal. Sebaliknya, Garuda Jaya dipastikan tersingkir.

Meski begitu, para pemain Jakarta Garuda Jaya, tidak terlalu kecewa. Diungkapkan salah satu pemain Garuda Jaya, Tedi Oka laga melawan tim sekelas FSI menjadi pengalaman berharga.

“Seru karena itu jadi pengalaman buat kami untuk ke depannya. Karena yang kita lawan juga para pemain bintang,” ujar Tedi.

BACA JUGA  Takluk dari Argentina, Timnas Voli Indonesia Tempati Posisi Kelima

Ia mengatakan tim akan melakukan evaluasi untuk menghadapi agenda kompetisi berikutnya. “Persiapan pasti akan dilakukan karena kompetisi ke depannya akan banyak. Jadi pasti akan berbenah. Ini jadi penghargaan sekaligus pengalaman juga,” lanjutnya.

Kalah kelas

Para pemain Garuda Jaya saling memberi semangat. (Dok.PBVSI)

Saat menghadapi FSI, Garuda Jaya yang mengandalkan pemain muda sebenarnya berupaya memberikan perlawanan. Namun FSI yang diperkuat sejumlah pemain senior berpengalaman bukan tandingan mereka.

Setelah takluk 14-25 di set pertama, dominasi FSI semakin terlihat. Mereka tetap nyaman menguasai permainan hingga kembali menang 25-12 di set kedua.

Pada set ketiga, pelatih JGJ Coach Tjahjono mencoba mengubah ritme permainan dengan memasukkan Nibras menggantikan Sokolov di posisi outside hitter. Pergantian tersebut sempat membuat permainan Garuda Jaya lebih kompetitif di awal set.

BACA JUGA  Kalah dari Kazakstan, Tim Voli Putri Indonesia segera Evaluasi

Namun akibat sejumlah kesalahan sendiri, Garuda Jaya kembali menyerah, Kali ini dengan skor 12-25.

Persiapkan diri

Foolad Sirjan Iranian menjadi tim terakhir yang lolos ke semifinal AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 setelah mengalahkan Jakarta Garuda Jaya. (Dok/PBVSI)

“Kami senang bisa memenangi laga itu, jadi kami bisa beristirahat untuk semifinal dan final,” kata pemain FSI, Aleksandar Nikolov selepas laga.

Nikolov menegaskan timnya kini mulai fokus mempersiapkan diri menghadapi lawan berat berikutnya dari Jepang. “Kami memiliki lawan yang sulit dari STI Jepang. Jadi kami akan menyiapkan yang terbaik dan tampil dengan kekuatan penuh,” pungkasnya. (*/N-01)

BACA JUGA  Hantam Garuda Jaya, Samator Raih Podium Ketiga Proliga

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

UNTUK membantu meringankan beban para korban gempa bumi bermagnitudo 7,7 di wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi, pemerintah mengirimkan Bantuan Presiden (Banpres) berupa 50.000 paket…

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih terus mengevakuasi dan melakukan pendataan para korban gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

  • August 15, 2026
Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

  • August 15, 2026
Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

  • August 15, 2026
Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara