Pendirian Panti Asuhan Libatkan Masyarakat Sekitar

MENTERI  Sosial Saifullah Yusuf menegaskan pentingnya pelibatan masyarakat sekitar dalam pendirian sebuah Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), termasuk panti asuhan.

Hal ini dilontarkan Gus Ipul, sapaan akrabnya saat meninjau penanganan kasus rudapaksa beberapa anak pada sebuah panti asuhan di Kota Tangerang, Selasa (8/10).

“Ke depan, saya akan memberikan persyaratan mendirikan panti asuhan salah satunya harus dengan persetujuan warga sekitar,” tegas Gus Ipul  Rumah Perlindungan Sosial Dinas Sosial Kota Tangerang dilansir dari laman Kemensos.

Menurut Gus Ipul, syarat-syarat itu berperan sebagai pengawasan yang dilakukan langsung oleh masyarakat sekitar panti asuhan.

Masyarakat nantinya bisa menilai sendiri mana panti yang terindikasi melakukan praktik-praktik menyimpang.

BACA JUGA  Uji Coba Bansos Digital Dimulai September di Banyuwangi

Kemensos akan segera melakukan terobosan dalam mengelola LKS yang tersebar di seluruh Indonesia agar dapat terdata dan terakreditasi.

“Ke depan, kami akan pastikan pengawasan diperketat dan melibatkan masyarakat sekitar panti,” jelas Gus Ipul.

Pengawasan tersebut dilakukan dengan skema monitoring dan evaluasi secara terukur dengan memanfaatkan teknologi.

Sehingga tata kelola dan aktivitas di panti-panti dapat terkontrol.

Hal itu dilakukan guna memastikan kasus seperti di Tangerang ini tidak terjadi lagi di kemudian hari.

“Data kasus KDRT dan kekerasan seksual terhadap anak pada 3 tahun terakhir mengalami peningkatan,” ucap Gus Ipul.

Rudakpaksa di Panti Asuhan

Gus Ipul sangat menyayangkan terjadinya kasus rudapaksa pada sebuah panti asuhan di Tangerang tersebut.

BACA JUGA  Ada Sejumlah Opsi Guru Mengajar di Sekolah Rakyat

“Jelas sangat terpukul, bayangkan itu adalah anak-anak kita sendiri,” sambung Gus Ipul.

Jika para tersangka terbukti melakukan perbuatan itu, maka harus dihukum berat.

Para pelaku sudah merusak masa depan anak bangsa,.

“Jika terbukti melakukan, kita harapkan mendapat hukuman lebih berat,” tegas Gus Ipul.

Kemensos telah memberikan bantuan pemenuhan hidup layak (PHL) dan alat bermain kepada para korban.

Selain itu melalui Sentra Mulya Jaya Kemensos telah disiapkan tempat yang layak bagi 12 pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS) terdampak kasus tersebut.

“Kami tinggal menunggu persetujuan Kapolres untuk merelokasi 12 anak tersebut, termasuk seorang bayi,” ucap Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos, Supomo. (*/S-01)

BACA JUGA  Kota Tangerang dan Cilegon Jadi Kota Uji Coba Makan Bergizi Gratis

Siswantini Suryandari

Related Posts

Wali Kota Bandung Sampaikan Duka atas Insiden Pohon Tumbang

WALI Kota Bandung, Muhammad Farhan, atas nama Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, menyampaikan duka mendalam atas peristiwa pohon tumbang yang terjadi akibat cuaca ekstrem pada Jumat, (3/4). Insiden tersebut mengakibatkan seorang…

Hari Penyiaran Nasional: Siapa yang Benar-benar Menjaga Ruang Publik Kita?

TANGGAL 1 April, diperingati sebagai Hari Penyiaran Nasional. Tanggal ini bukan sekadar seremonial, tapi punya akar sejarah sejak lahirnya SRV pada 1933, lalu ditegaskan lewat Keppres di 2019. Tahun ini…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bidang Ilmu Kehutanan dan Pertanian UGM Masuk Peringkat 151-200 Dunia

  • April 4, 2026
Bidang Ilmu Kehutanan dan Pertanian UGM Masuk Peringkat 151-200 Dunia

Wali Kota Bandung Sampaikan Duka atas Insiden Pohon Tumbang

  • April 4, 2026
Wali Kota Bandung Sampaikan Duka atas Insiden Pohon Tumbang

Jenazah TNI yang Gugur di Lebanon Dijadwalkan Tiba Malam ini

  • April 4, 2026
Jenazah TNI yang Gugur di Lebanon Dijadwalkan Tiba Malam ini

Iran Tembak Dua Pesawat AS dan Abaikan Usulan Gencatan Senjata 48 Jam

  • April 4, 2026
Iran Tembak Dua Pesawat AS dan Abaikan Usulan Gencatan Senjata 48 Jam

Jerman Tidak Yakin, AS Bakal Berani Gelar Operasi Darat ke Iran

  • April 4, 2026
Jerman Tidak Yakin, AS Bakal Berani Gelar Operasi Darat ke Iran

Gagal Loloskan Italia ke Piala Dunia, Gattuso Mengundurkan Diri

  • April 4, 2026
Gagal Loloskan Italia ke Piala Dunia, Gattuso Mengundurkan Diri