
POLISI Hong Kong kembali menangkap sembilan pria dan satu perempuan atas dugaan pembunuhan terkait kebakaran besar alarm level 5 di Tai Po. Penangkapan dilakukan di kawasan Mong Kok dan North Point sejak 29 November hingga Senin (1/12).
Para tersangka yang berusia 40-77 tahun tersebut terdiri dari konsultan proyek, subkontraktor perancah bangunan, dan seorang perantara. Dua orang, masing-masing berusia 46 tahun, telah dibebaskan dengan jaminan dan wajib lapor awal Desember. Sementara tersangka lain masih ditahan untuk penyelidikan lanjutan.
Laporan dari laman Pemerintah Hong Kong, sebelumnya, polisi telah lebih dulu menangkap tiga pria berusia 52-68 tahun atas tuduhan serupa. Mereka kini juga berstatus bebas bersyarat.
Kasus ini tengah ditangani oleh Unit Kejahatan Regional New Territories North yang masih mengumpulkan keterangan dan bukti tambahan. Polisi meminta masyarakat yang melihat kejadian atau memiliki informasi untuk menghubungi nomor 5566 0087.
Pemerintah Salurkan Bantuan untuk Keluarga Korban
Mulai 1 Desember, Pemerintah Hong Kong mulai menyalurkan bantuan kepada keluarga korban kebakaran di Wang Fuk Court, Tai Po. Bantuan tersebut meliputi:
- Token solidaritas HK$200.000
- Dana pemakaman HK$50.000
- Tunjangan hidup HK$50.000
Bantuan tahap pertama diberikan kepada 18 keluarga korban meninggal, serta tunjangan hidup kepada 20 penerima awal. Sebelumnya pemerintah juga telah mencairkan subsidi darurat sebesar HK$10.000.
Seorang juru bicara pemerintah menegaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan bertahap sambil melanjutkan upaya pendataan keluarga terdampak. (*/S-01)









