Timor Leste Resmi Bebas Malaria, WHO Beri Sertifikasi

ORGANISASI  Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi menyatakan Timor Leste bebas malaria, sebuah pencapaian luar biasa bagi negara yang memprioritaskan pemberantasan penyakit ini sejak merdeka pada 2002.

“WHO mengucapkan selamat kepada rakyat dan pemerintah Timor Leste atas tonggak penting ini,” kata Direktur Jenderal WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus,Senin (28/7)

“Keberhasilan Timor Leste membuktikan bahwa malaria bisa diberantas jika ada kemauan politik yang kuat, intervensi cerdas, investasi berkelanjutan dari dalam dan luar negeri, serta dedikasi tenaga kesehatan,” lanjutnya.

Dengan pengumuman ini, total 47 negara dan 1 wilayah telah disertifikasi bebas malaria oleh WHO. Timor Leste menjadi negara ketiga di kawasan Asia yang meraih status ini, setelah Maladewa (2015) dan Sri Lanka (2016).

BACA JUGA  Serius! Hanya 1 dari 5 Penderita Hipertensi yang Terkendali

Sertifikasi bebas malaria diberikan WHO jika suatu negara dapat membuktikan, tanpa keraguan, bahwa penularan lokal telah terhenti sepenuhnya selama setidaknya tiga tahun berturut-turut.

Dari 223.000 Kasus Menjadi Nol

Menteri Kesehatan Timor Leste, Dr. Élia António de Araújo dos Reis Amaral, menyebut keberhasilan ini sebagai hasil perjuangan panjang.

“Dari 223.000 kasus menjadi nol, keberhasilan ini adalah penghormatan bagi setiap nyawa yang hilang dan yang kini terselamatkan,” ujarnya.

Sejak kemerdekaan, Timor Leste bergerak cepat membentuk Program Nasional Malaria pada 2003. Meski saat itu hanya memiliki dua petugas penuh waktu, program ini berhasil meletakkan fondasi yang kokoh melalui kepemimpinan teknis yang kuat dan perencanaan yang rinci.

BACA JUGA  Awas! Polio Masih Ancam Indonesia

Hanya dalam beberapa tahun, Timor Leste mulai menggunakan tes diagnostik cepat, terapi kombinasi berbasis artemisinin, serta membagikan kelambu berinsektisida gratis ke masyarakat yang berisiko tinggi.

Pada 2009, dengan dukungan Global Fund to Fight AIDS, Tuberculosis and Malaria, upaya pengendalian vektor ditingkatkan secara nasional lewat penyemprotan rumah dan distribusi kelambu. Layanan diagnosis malaria juga diperluas ke semua pos layanan kesehatan, menggunakan mikroskop dan tes cepat di lokasi.

Timor Leste buka akses layanan kesehatan gratis

Menghadapi keterbatasan tenaga medis, Timor Leste mengembangkan sistem pelayanan kesehatan berjenjang yang mencakup rumah sakit nasional, rumah sakit rujukan, pusat kesehatan masyarakat (CHC), dan pos kesehatan, sehingga mayoritas warga dapat menjangkau layanan dalam waktu satu jam berjalan kaki.

BACA JUGA  UGM-Universiti Malaya Bahas Inovasi Atasi Malaria dan Dengue

Pemerintah juga menjamin akses layanan kesehatan gratis, termasuk melalui klinik keliling bulanan dan program penyuluhan di desa-desa.

Keberhasilan Timor Leste mencerminkan pentingnya kepemimpinan nasional dan kolaborasi kuat antara Kementerian Kesehatan, WHO, masyarakat, LSM, donor, dan berbagai sektor pemerintah. (Sumber WHO/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Iran Disebut Siap Perang Berbulan-bulan dengan AS

PERNYATAAN para pejabat Iran bahwa mereka siap berperang selama berbulan-bulan dengan Amerika Serikat dan Israel bukan bualan belaka. Hal itu bahkan diakui sendiri oleh Badan Intelijen Pusat AS (CIA). Menurut…

Gemilang di Kancah Dunia: SD Islam PB Soedirman Torehkan Prestasi Internasional di SEJATI IACF

PRESTASI membanggakan kembali ditorehkan oleh SD Islam PB Soedirman dalam ajang internasional SEJATI International Art and Culture Festival (IACF) yang diselenggarakan di Malaysia. Keikutsertaan siswa-siswi dalam festival seni dan budaya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

  • May 15, 2026
Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

  • May 15, 2026
Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

  • May 15, 2026
Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

  • May 15, 2026
Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

  • May 15, 2026
Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

  • May 15, 2026
Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan