Forum Gubernur Papua untuk Atasi Malaria

PERTEMUAN ke-9 Asia Pacific Leaders Malaria Alliance (APLMA) di Bali menghasilkan rekomendasi penting: para gubernur di wilayah Tanah Papua diminta membentuk Forum Gubernur untuk Pengendalian Malaria. Hal ini disampaikan oleh Plt. Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, Murti Utami, di sela-sela acara APLMA, Senin (16/6).

Murti menegaskan pentingnya kolaborasi lintas daerah dalam menanggulangi penyebaran malaria, terutama karena mobilitas penduduk antarprovinsi yang tinggi turut berkontribusi terhadap penyebaran penyakit ini.

“Komitmen pemerintah daerah sangat krusial. Karena itu, para gubernur harus membentuk forum dan berkolaborasi. Malaria bisa bermigrasi ke provinsi lain,” ujarnya.

Hingga kini, Papua masih menjadi episentrum malaria di Indonesia dengan 90 persen kasus nasional berasal dari wilayah tersebut. Rendahnya komitmen pemerintah daerah disebut menjadi salah satu hambatan utama dalam upaya eliminasi malaria.

BACA JUGA  Skrining Kanker Serviks Masuk Program Cek Kesehatan Gratis

Forum ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk menyatukan komitmen serta memperkuat sinergi antarprovinsi yang menghadapi tantangan serupa, baik dari sisi geografis maupun beban penyakit.

Murti juga mengakui bahwa cakupan deteksi dini di Papua masih rendah. Tingkat penemuan kasus baru saat ini masih di bawah 54 persen, jauh dari standar nasional.

“Ini soal pendekatan tiga elemen: manusia, vektor (nyamuk), dan lingkungan. Semuanya harus dikelola bersama,” jelasnya.

Melalui forum tersebut, Kemenkes juga berharap dapat mendorong kerja sama dengan mitra pembangunan seperti Asian Development Bank (ADB), khususnya dalam membuka akses pendanaan tambahan bagi daerah yang menunjukkan komitmen kuat terhadap eliminasi malaria.

“Ini akan kita bahas bersama mitra donor seperti ADB, agar wilayah yang berkomitmen mendapatkan dukungan lebih,” tambahnya.

BACA JUGA  Kemenkes: Influenza A(H3N2) Subclade K di RI Terkendali

Murti menyampaikan optimismenya bahwa Indonesia masih berada di jalur yang tepat menuju eliminasi malaria nasional, namun menegaskan bahwa keberhasilan tersebut sangat bergantung pada percepatan pengendalian di Papua. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Putra Presiden Pertama RI, Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

KABAR duka menghampiri bangsa Indonesia dan PDI Perjuangan. Putra dari Presiden pertama RI, Soekarno yang juga adik dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri serta pendiri dari Sanggar Seni Mahardhika, Guruh…

Wapres Minta Kebutuhan Pengungsi Banjir Bandang Solok Dipenuhi

WAKIL Presiden Gibran Rakabuming mengatakan bahwa pemerintah pusat bersama pemerintah daerah terus berkoordinasi untuk menangani kondisi para pengungsi korban banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Hal itu diungkapkan Wapres…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Putra Presiden Pertama RI, Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

  • September 26, 2026
Putra Presiden Pertama RI, Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

Bekuk Singapura di Laga Perdana, Timnas Indonesia Tuntaskan Dendam

  • September 25, 2026
Bekuk Singapura di Laga Perdana, Timnas Indonesia Tuntaskan Dendam

Diduga ada Penyimpangan, Menteri Imipas Cek Lapas Cibinong

  • September 25, 2026
Diduga ada Penyimpangan, Menteri Imipas Cek Lapas Cibinong

Wapres Minta Kebutuhan Pengungsi Banjir Bandang Solok Dipenuhi

  • September 25, 2026
Wapres Minta Kebutuhan Pengungsi Banjir Bandang Solok  Dipenuhi

Temui Sultan, Dirjen Imigrasi Paparkan Upaya Cegah TPPO dari Hulu

  • September 25, 2026
Temui Sultan, Dirjen Imigrasi Paparkan Upaya Cegah TPPO dari Hulu

Komdigi Pastikan Isu Pemadaman Internet Tiga Hari Hoaks

  • September 25, 2026
Komdigi Pastikan Isu Pemadaman Internet Tiga Hari Hoaks