Kekeringan di California Semakin Parah Sejak 2021

KEKERINGAN di California semakin parah sejak akhir 2021 di seluruh wilayah negara bagian tersebut.

Dalam laporan ditulis oleh Office of Enviromental Health, Hazard Assesment Pemerintah Negara Bagian California, AS disebutkan bahwa wilayahnya semakin kering sejak 1895.

Namun kondisi kekeringan di seluruh negara bagian periode Oktober 2020 hingga September 2021 sebanding dengan kekeringan yang terjadi di negara bagian itu periode 2012-2016.

Dengan kata lain kekeringan paling para dalam sejarah California pada periode tersebut.

Kekeringan di California adalah periode cuaca yang sangat kering yang berlangsung cukup lama hingga menyebabkan kekurangan air.

Kekeringan memiliki dampak lingkungan, sosial, dan ekonomi yang signifikan.

Sebetulnya kekeringan merupakan fenomena alami dalam iklim California. Namun menjadi semakin parah akibat pemanasan global yang disebabkan oleh manusia.

BACA JUGA  Impor Daging dari AS Bisa Matikan Usaha Peternak Lokal

Kekeringan yang lebih parah merupakan bagian dari pola iklim yang semakin sering terjadi di California, yang disebut weather whiplash.

Yaitu perubahan dramatis antara hujan lebat dan kekeringan yang parah.

Kekeringan menciptakan kondisi yang mengancam kesehatan manusia. Contohnya penurunan kualitas air minum, polusi udara akibat kebakaran hutan dan badai debu.

Serta meningkatnya paparan terhadap jamur penyebab Valley Fever dan racun yang dihasilkan oleh harmful algal blooms.

Kekeringan di California juga menghasilkan berbagai dampak ekologis, seperti kematian pohon secara luas, dan peningkatan aktivitas kebakaran hutan.

Ditambah penurunan kualitas air permukaan, dan ancaman terhadap populasi ikan serta makhluk air lainnya.

Banyak dampak kekeringan terhadap ekosistem California secara tidak proporsional memengaruhi orang-orang yang sangat bergantung pada sumber daya alam yang beragam ini.

BACA JUGA  Peringatan Terakhir Trump Agar Hamas Bebaskan Sandera

Peningkatan suhu dan periode curah hujan yang rendah telah meningkatkan kemungkinan terjadinya kekeringan ekstrem di negara bagian California.

Pola iklim lokal dan ketersediaan air menentukan variasi regional dalam luas dan tingkat keparahan kekeringan.

Pada 3 Juni 2021 Beals Point Recreation Area di Folsom Lake, Sacramento yang merupakan danau luas, saat ini menjadi area terbuka luas karena penurunan permukaan air. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

111 Orang Dilaporkan Tewas dalam Gempa di Kolombia

BENCANA gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,4  mengguncang Kolombia bagian barat pada Senin waktu setempat. Akibatnya sebanyak 111 orang tewas  dalam bencana tersebut. Menurut Kolombia, Presiden Abelardo De la Espriella, pihaknya…

Jumlah Korban Meninggal saat Gempa di Jepang Jadi 38 Orang

GEMPA bumi bermagnitudo 7,1 yang melanda Jepang, pekan lalu, masih menyisakan duka. Ribuan warga disebut masih bertahan di tempat-tempat pengungsian. Sementara itu, jumlah korban tewas meningkat menjadi 38 orang. Menurut…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Ketika Ilmu Pengetahuan Melintasi Sekat Iman dan Keyakinan

  • August 12, 2026
Ketika Ilmu Pengetahuan Melintasi Sekat Iman dan Keyakinan

Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII Ganti Nama Jadi FTDI

  • August 12, 2026
Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII Ganti Nama Jadi FTDI

GMKI Desak Kapolres Kebut Penyelidikan Kebakaran Pasar Dwikora

  • August 12, 2026
GMKI Desak Kapolres Kebut Penyelidikan Kebakaran Pasar Dwikora

Polda Jateng Beri Penghargaan kepada 49 Insan Berprestasi

  • August 11, 2026
Polda Jateng Beri Penghargaan kepada 49 Insan Berprestasi

Antisipasi Karhutla, Polda Sulsel Gelar Apel Pasukan

  • August 11, 2026
Antisipasi Karhutla, Polda Sulsel Gelar Apel Pasukan

Dieng Culture Festival 2026 Siap Beri Pengalaman Berbeda

  • August 11, 2026
Dieng Culture Festival 2026 Siap Beri Pengalaman Berbeda