Pete Hegseth Calon Menhan AS tidak Tahu Asean Lulusan Harvard

PETE Hegseth calon menteri pertahanan Amerika Serikat viral saat ia menjalani fit n proper test yang diadakan Selasa (14/1).

Calon Menhan pilihan Donald Trump ini ternyata tidak mengenal negara-negara anggota Asean saat Senator Tammy Duckworth menanyakannya  berapa banyak negara anggota Asean.

Padahal salah satu negara anggota Asean yakni Vietnam adalah negara yang mengalahkan Amerika Serikat dalam Perang Vietnam.

Senator Duckworth meminta Pete Hegseth belajar kembali agar pengetahuannya semakin luas.

Siapakah Pete Hegseth? Ia adalah pembawa acara televisi, penulis dan komentator politik Amerika Serikat.

Ia juga salah satu pembaca acara di program FOX & Friends Weekend yang ditayangkan di jaringan Fox News.

BACA JUGA  Pekerja Asing Kaget, Visa Masuk AS Kini Harus Bayar Rp1,5 Miliar

Berikut adalah beberapa informasi penting tentang Pete Hegseth:

  1. Latar Belakang Militer
    Pete Hegseth adalah seorang veteran Angkatan Darat Amerika Serikat. Dia pernah bertugas di Irak, Afghanistan, dan Kuba sebagai bagian dari Garda Nasional. Atas pengabdiannya, dia menerima beberapa penghargaan, termasuk Bronze Star Medal.
  2. Pendidikan
    Menyelesaikan studinya di Princeton University dan memperoleh gelar master dari Harvard University’s John F. Kennedy School of Government.
  3. Karir Media
    Sebelum bekerja di Fox News, Hegseth sering muncul di berbagai program berita sebagai analis militer dan politik. Di Fox News, dia dikenal karena pandangannya yang konservatif dan sering membahas isu-isu politik serta keamanan nasional.
  4. Penulis Buku
    Hegseth adalah penulis buku berjudul “American Crusade: Our Fight to Stay Free” dan “In the Arena”, di mana dia berbicara tentang patriotisme, kebebasan, dan pandangan politiknya.
  5. Kehidupan Pribadi
    Dia menikah dengan Jennifer Rauchet, seorang produser eksekutif di Fox News, dan mereka memiliki beberapa anak.
BACA JUGA  AS Disebut Kirim 15 Poin Usulan Perdamaian ke Iran

Hegseth juga sering menuai perhatian karena pernyataan-pernyataannya yang kontroversial, terutama mengenai politik dan isu-isu sosial di Amerika Serikat. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Turnamen Mini Soccer Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Perkuat Tradisi Kompetisi Antarmedia

PSSI Pers kembali menggelar turnamen mini soccer antarmedia bertajuk Cendrawasih Karsa Media Cup 2026 yang diikuti 16 tim dari berbagai media nasional. Memasuki edisi kelima, turnamen ini menjadi salah satu…

The Longest Wait, Film Kisah di Balik Perjalanan Timnas Indonesia Resmi Tayang

Film dokumenter Timnas Indonesia, The Longest Wait tayang secara eksklusif terbatas di sejumlah bioskop pilihan pada 28 Oktober 2026. Kemudian kisah Timnas Indonesia itu hadir lebih luas di jaringan bioskop…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polda Jateng Utamakan Edukasi dalam Operasi Patuh Candi 2026

  • October 28, 2026
Polda Jateng Utamakan Edukasi dalam Operasi Patuh Candi 2026

Turnamen Mini Soccer Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Perkuat Tradisi Kompetisi Antarmedia

  • October 27, 2026
Turnamen Mini Soccer Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Perkuat Tradisi Kompetisi Antarmedia

Sri Sultan Persilakan Demo Asal tidak Merusak

  • October 27, 2026
Sri Sultan Persilakan Demo Asal tidak Merusak

The Longest Wait, Film Kisah di Balik Perjalanan Timnas Indonesia Resmi Tayang

  • October 27, 2026
The Longest Wait, Film Kisah di Balik Perjalanan Timnas Indonesia Resmi Tayang

OJK Perketat Pengawasan Pasar Modal

  • October 27, 2026
OJK Perketat Pengawasan Pasar Modal

Polda Jateng Ajak Masyarakat Jaga Persatuan meski Berbeda Pandangan

  • October 27, 2026
Polda Jateng Ajak Masyarakat Jaga Persatuan meski Berbeda Pandangan