Kepolisian Korsel Selidiki 163 Unggahan Jahat Terkait Jeju Air

BADAN Kepolisian Nasional Korea Selatan sedang menyelidiki 163 unggahan jahat termasuk penghinaan terhadap korban kecelakaan pesawat Jeju Air dan keluarga Air dan keluarga yang ditinggalkan.

Hingga Rabu (8/1) sore tercatat 163 unggahan jahat terkait kecelakaan pesawat Jeju Air.

Tim investigasi siber Kantor Provinsi Jeollanam-do telah menangkap seorang laki-laki berusia 30 tahun yang telah mengunggah kata-kata dan tuduhan jahat pada 4 Januari lalu dan ditahan.

Setelah kecelakaan Jeju Air di Bandara Internasional Muan, Korea Selatan  warganet mulai aktif membully orang-orang terkait Jeju Air.

Salah satunya adalah agar dua orang yang selamat dari kecelakaan Jeju Air untuk bunuh diri karena dianggap tidak adil, seluruh penumpang tewas, hanya dua orang awak kabin selamat.

BACA JUGA  Kasus Timothy Anugerah, Mendiktisaintek: Jadi Refleksi Bersama

Serangan dengan tuduhan jahat di media sosial itu tidak berhenti di situ.

Bermunculan serangan negatif terhadap maskapai Jeju Air, para karyawan maupun mereka yang tidak selamat pada peristiwa kecelakaan tersebut.

Keluarga korban juga diserang secara personal meski tidak kenal.

Kini tim investigasi siber baik di kantor polisi metropolitan maupun provinsi melakukan penyelidikan terhadap unggahan-unggahan jahat menyerang pribadi dari peristiwa Jeju Air.

Sekaligus mengidentifikasi tersangka satu per satu.

Polisi mendesak masyarakat untuk menghentikan unggahan dan video jahat secara sembarangan.

Polisi Korea Selatan menegaskan bahwa  tindakan tersebut adalah tindak kriminal serius. (*/S-01)

BACA JUGA  Jessi Keluar Dari DOD Kesandung Kasus Pemukulan

Siswantini Suryandari

Related Posts

111 Orang Dilaporkan Tewas dalam Gempa di Kolombia

BENCANA gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,4  mengguncang Kolombia bagian barat pada Senin waktu setempat. Akibatnya sebanyak 111 orang tewas  dalam bencana tersebut. Menurut Kolombia, Presiden Abelardo De la Espriella, pihaknya…

Jumlah Korban Meninggal saat Gempa di Jepang Jadi 38 Orang

GEMPA bumi bermagnitudo 7,1 yang melanda Jepang, pekan lalu, masih menyisakan duka. Ribuan warga disebut masih bertahan di tempat-tempat pengungsian. Sementara itu, jumlah korban tewas meningkat menjadi 38 orang. Menurut…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

  • August 15, 2026
Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

  • August 15, 2026
Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

  • August 15, 2026
Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara