Kecelakaan Bus Pariwisata di Kota Batu Diduga Rem Blong

KECELAKAAN bus pariwisata di Jalan Imam Bonjol, Kota Batu, Jawa Timur, Rabu (8/1) malam diduga rem blong.

Bus pariwisata menabrak 16 kendaraan, terdiri dari 6 kendaraan roda empat dan 10 kendaraan roda dua.

Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Komarudin mengatakan dugaan rem blong masih harus dipastikan.

“Untuk memastikan (rem blong) masih akan dilakukan pemeriksaan oleh tim ahli,” kata Kombes Pol Komarudin di Kota Batu,  Kamis (9/1).

Tim ahli juga akan mengecek kelayakan bus pariwisata tersebut.

Ada dugaan bahwa sopir tidak bisa mengendalikan sistem pengereman kendaraan sehingga bus melaju kencang dan menabrak banyak kendaraan.

Bus pariwisata dari Bali dengan nomor polisi DK 7942 GB membawa rombongan pelajar asal SMK TI Bali Global Badung. Sopir bus telah ditahan.

BACA JUGA  Warga Terdampak Banjir Pasuruan Dapat Bantuan Kemensos

Sementara itu Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata mengatakan korban tewas berjumlah empat orang.

Sedangkan korban luka akibat kecelakaan bus itu, yang terdata mencapai delapan orang.

Seluruh korban luka saat ini sudah dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Hasta Brata serta RSUD Karsa Husada.

Korban meninggal

  • 1. Anis asal Jember
  • 2. Sugianto Mumun (40).
  • 3. Agus Darianto (60), warga Sidomulyo, Kota Batu.
  • 4. Syafa (bayi umur 20 bln) asal Jember.

 

Korban luka

  • 1. Mustofa Ahman (20), warga Jalan Wukir, Temas, Batu.
  • 2. Muh Safiudin (30), warga Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember.
  • 3. Sugiarti (60), warga Jalan MT Hariyono, Dinoyo, Kota Malang.
  • 4. Moch Bayu Jatmiko (38), warga Jalan Bunga Desember, Lowokwaru, Kota Malang.
  • 5. Prasasti Nur Aulia (23), warga Jalan Sumpil, Blimbing, Kota Malang.
  • 6. Tino Trisula (32), warga Sisir, Kota Batu.
  • 7. Bambang Eko Pribadi (49), warga Jalam Raya Arjuno, Junggo, Kota Batu.
  • 8. Rasminanto (71), warga Raya Arjuno, Junggo, Kota Batu. (*/S-01)
BACA JUGA  20 Anak di Sumenep Meninggal Akibat Campak

Siswantini Suryandari

Related Posts

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

LURAH Condongcatur, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berinisial RCS, ditetapkan menjadi tersangka kasus penyalahgunaan tanah kas desa (TKD) Kalurahan Condongcatur di dua tempat kejadian perkara. Dalam kasus penyalahgunaan tanah kas…

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

DIREKTORAT Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Jawa Tengah mengungkap sejumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Salah satunya dugaan kekerasan fisik dan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

  • June 30, 2026
Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

  • June 30, 2026
Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

  • June 30, 2026
Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

  • June 30, 2026
Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

  • June 30, 2026
Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak

  • June 30, 2026
TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak