
ATLET surfing Indonesia I Made Pajar Ariyana harus puas dengan medali perak di nomor shortboard putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari wakil tuan rumah Kanoa Igarashi pada babak final di Tahara, Aichi, Jepang, Selasa. Meski begitu I Made Pajar mengaku puas dengan pencapaiannya itu, karena ia baru pertama kali tampil d Asian Games,
“Bangga kepada diri sendiri, tentunya bangga untuk pertama kalinya ikut Asian Games lolos ke final,” ujarnya.
Pada partai final, Pajar mengumpulkan total 10,40 poin. Sementara Igarashi memastikan medali emas setelah mencatatkan total 12,87 poin.
“Ya tentu saja kita mengharapkan Pajar mendapat medali emas karena untuk surfing ini medali emas langsung mendapat tiket ke Olimpiade. Di final ini benar-benar ditentukan oleh keberuntungan, Kanoa lebih cermat memilih ombaknya,” kata pelatih kepala tim nasional surfing Indonesia Arya Subyakto.
Medali perak tersebut menjadi hasil dari perjalanan Pajar yang konsisten sejak babak perempat final. Sebelumnya, ia memastikan tiket semifinal setelah mengalahkan peselancar China Wu Shindong.
Pajar kemudian melaju ke final setelah menundukkan wakil Filipina Jayuard Alciso pada babak semifinal. (*/N-01)






