Presiden Korea Selatan Selamat dari Pemakzulan

PRESIDEN Korea Selatan, Yoon Suk Yeol selamat dari pemakzulan setelah mayoritas anggota partai yang berkuasa memboikot pemungutan suara di legislatif.

Sidang pleno pemakzulan itu digelar Parlemen Korea Selatan setelah Yoon Suk Yeol tiba-tiba mengumumkan darurat militer yang sempat membuat gaduh meski hanya berumur jagung.

Sejumlah anggota partai penguasa di Korea Selatan, People Power Party (PPP), walk out atau keluar ruangan, saat mulainya proses sidang pleno.

“Beberapa anggota Partai Kekuatan Rakyat yang berkuasa meninggalkan ruang sidang saat rapat pleno,” demikian dikutip BBC.

Kegagalan mosi ini diperkirakan akan memicu protes publik yang lebih besar yang menuntut penggulingan Yoon dan memperdalam kekacauan politik di Korea Selatan.

BACA JUGA  Kepolisian Korsel Selidiki 163 Unggahan Jahat Terkait Jeju Air

Sebab survei menunjukkan mayoritas rakyat Korea Selatan mendukung pemakzulan terhadap presiden.

Tidak didukung

Persoalannya ada pemakzulan itu membutuhkan dukungan dua pertiga anggota Majelis Nasional atau 200 dari 300 anggota.

Namun, dari 192 anggota oposisi yang mengajukan mosi, hanya tiga anggota Partai Kekuatan Rakyat (PPP) yang ikut dalam pemungutan suara. Akibatnya, mosi tersebut dibatalkan tanpa penghitungan suara karena tidak mencapai kuorum 200 suara.

“Seluruh bangsa menyaksikan keputusan yang diambil di Majelis Nasional hari ini. Dunia juga mengawasi,” ujar Ketua Majelis Nasional Woo Won-shik.

“Sangat disayangkan bahkan tidak ada pemungutan suara yang sah,” lanjutnya. (*/N-01)

BACA JUGA  Menteri P2MI Beri Pembekalan pada Pekerja Migran sebelum ke Korea

Dimitry Ramadan

Related Posts

Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

KETUA MPR RI Ahmad Muzani, menegaskan MPR tidak akan gegabah dalam melakukan perubahan terhadap UUD 1945. Namun mereka akan mendengarkan berbagai aspirasi, pandangan, pemikiran, ide, dan gagasan dari berbagai elemen…

Kemenimipas Menonaktifkan Lima Pejabat Lapas Cibinong untuk Diperiksa

UNTUK menindaklanjuti temuan Ombudsman perihal  adanya ruang tahanan yang mirip apartemen di Lapas Cibinong, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) akan melakukan investigasi. Untuk itu mereka menonaktifkan lima pejabat struktural Lapas…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

  • September 27, 2026
Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

  • September 27, 2026
Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

  • September 27, 2026
Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

  • September 27, 2026
Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

  • September 27, 2026
Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

  • September 27, 2026
Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit