
PSSI Pers kembali menggelar turnamen mini soccer antarmedia bertajuk Cendrawasih Karsa Media Cup 2026 yang diikuti 16 tim dari berbagai media nasional.
Memasuki edisi kelima, turnamen ini menjadi salah satu program kerja PSSI Pers yang rutin diselenggarakan sejak 2022.
Cendrawasih Karsa Media Cup 2026 terselenggara berkat dukungan Cendrawasih Karsa sebagai sponsor utama, bersama PSSI, I.League, Mitra Orphys, ASIOP, Mills, Se’Indonesia, Little Japan, Pertamina, NOC Indonesia, Akademi Garudayaksa, Joyday, Canon, Aqua, Milo, Persija Jakarta, dan Arema FC.
Konferensi pers Cendrawasih Karsa Media Cup 2026 digelar di Sekretariat PSSI Pers, GBK Arena, Jakarta Pusat, Selasa, 27 Oktober 2026. Agenda tersebut juga dirangkai dengan pengundian untuk menentukan pembagian 16 peserta.
Cendrawasih Karsa Media Cup 2026 akan berlangsung di ASIOP Stadium, Jakarta Pusat, pada 3-5 November 2026.
Sebanyak 16 tim akan bersaing untuk memperebutkan gelar juara dalam turnamen mini soccer antarmedia tersebut.
SCTV kembali ambil bagian dengan status sebagai juara bertahan setelah berhasil meraih gelar juara dalam tiga edisi berturut-turut.
Selain SCTV, peserta lainnya adalah SKOR Indonesia, CNN Indonesia, ANTV, TV One, RTV, TVRI, Detik, Trans7, Kompas TV, Tribun Network, Metro TV, Antara, iNews.id, BTV, dan Garuda TV.
Keberlanjutan Media Cup
Cendrawasih Karsa menjadi sponsor utama dalam penyelenggaraan Media Cup 2026. Corporate Services Cendrawasih Karsa, Tigor Shalom Boboy, berharap dukungan terhadap turnamen ini dapat terus berlanjut pada penyelenggaraan berikutnya.
“Acara ini kami harapkan akan terus berjalan, kontinuitasnya juga terjaga, dan mudah-mudahan ini bukan tahun pertama dan tahun terakhir kami untuk bisa mendukung,” terang Tigor.
“Terlepas dari apa yang terjadi di lapangan nanti, kita sebagai satu keluarga media, persaingan hanya di dalam lapangan, sportivitas yang utama,” tutur Tigor.
Ajang kebersamaan
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Muhammad, menyambut positif penyelenggaraan Cendrawasih Karsa Media Cup 2026.
Ajang yang memberikan kesempatan kepada pekerja media untuk menyalurkan hobi sekaligus menjalin hubungan dengan rekan dari perusahaan lain.
“Kita bisa memahami, teman-teman media di sini bisa menyalurkan hobinya bermain sepak bola yang biasanya hanya di pinggir lapangan, kali ini bisa bertanding dengan teman-teman yang lain,” ujar Muhammad.
“Harapannya juga bisa untuk connect, untuk mendekatkan silaturahmi dengan teman-teman media lainnya. Yang belum kenal bisa jadi kenal dan semakin erat, dan akhirnya celebrate. Ini ajang kebersamaan untuk teman-teman media,” lanjutnya.
Konsistensi
Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, turut mengapresiasi konsistensi PSSI Pers dalam menyelenggarakan Cendrawasih Karsa Media Cup hingga memasuki edisi kelima.
Menurut Asep, mempertahankan keberlangsungan sebuah kegiatan secara rutin menjadi tantangan bagi penyelenggara.
“Ini edisi kelima, tidak mudah. Kadang-kadang menciptakan ide itu selalu banyak, tetapi membuatnya konsisten, membuatnya berkelanjutan, itu tantangan paling berat sebetulnya. Artinya, ketika setiap musim bisa digelar dan ada progres, ada peningkatan, ini nilai tersendiri,” ungkap Asep.
“Ada slogan Compete, Connect, dan Celebrate. Saya pikir nilai kompetitifnya harus betul-betul diutamakan, sistem pertandingannya, formatnya juga sudah berkembang. Jangan lupakan aturan mainnya di awal, regulasinya, dan lain-lain,” paparnya.
Turnamen tiga hari
Ketua Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Nizar Galang, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan turnamen tahun ini.
Nizar berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dengan tetap mengedepankan persaingan yang kompetitif dan sportivitas.
“Saya ingin berterima kasih kepada Cendrawasih Karsa, PSSI, I.League, hingga sponsor-sponsor lainnya yang mendukung terselenggaranya Cendrawasih Karsa Media Cup 2026,” ucap Nizar.
Pererat hubungan
Ketua PSSI Pers, Robbi Yanto, mengatakan bahwa Cendrawasih Karsa Media Cup 2026 tidak hanya berorientasi pada perebutan gelar juara.
Turnamen juga menjadi wadah bagi para pekerja media untuk berkumpul dan mempererat hubungan di tengah dinamika industri media.
“Saya harap ajang ini bukan hanya mencari siapa pemenangnya, tetapi menjadi momentum berkumpulnya awak media di tengah dinamika media yang saat ini sedang tidak baik-baik saja.”
“Saya juga berharap ajang ini menjadi kesempatan bagi kita untuk sejenak melupakan pekerjaan yang selama ini kita kerjakan,” tutur Robbi. (*/W-01)







