Peluang Ekspor Ternak Unggas Indonesia Terbuka Lebar

INDUSTRI unggas nasional berpotensi memberi berkontribusi pada peningkatan ekspor Indonesia. Untuk itu diperlukan strategi dan upaya memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan produk perunggasan global.

“Maka perlu penguatan strategi diversifikasi produk dan pasar, pemanfaatan teknologi digital dalam produksi dan distribusi, serta peningkatan sinergi antara pemerintah, industri, dan pemangku kepentingan lainnya,” papar Andri Hanindyo Wibowo, di hadapan tim penguji Program Doktor Ilmu Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM), Senin.

Dalam desertasi yang berjudul ‘Strategi Peningkatan Daya Saing Produk Ayam Ras Indonesia di Pasar Internasional’ Andri menyoroti kondisi surplus produksi ayam ras nasional yang berpeluang dikembangkan untuk pasar ekspor.

“Pada 2024, Indonesia tercatat mengalami surplus daging ayam ras dan telur ayam ras, yang apabila tidak diimbangi dengan perluasan pasar, berpotensi menekan harga di tingkat peternak,” ujarnya.

BACA JUGA  Jangan Jadi Ayah Absen: 80% Anak Indonesia Fatherless

Data ekspor

Penelitian ini menganalisis data ekspor produk ayam ras Indonesia periode 2014–2023 dengan menggunakan berbagai pendekatan, antara lain Revealed Comparative Advantage (RCA), Export Product Dynamic (EPD), Market Share Index (MSI), Gravity Model, Porter’s Diamond, dan analisis SWOT.

Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik, Kementerian Perdagangan, dan UN Comtrade, serta didukung data primer dari pelaku industri dan pemangku kebijakan.

Hasil penelitian yang kemudian dituangkan dalam desertasi tersebut memberikan gambaran jelas bahwa produk ayam ras Indonesia memiliki tren ekspor yang positif dan telah dipasarkan ke 39 negara.

Ayam hidup

Produk ayam hidup menjadi kontributor utama dengan porsi sekitar 65 persen dari total nilai ekspor. Sejumlah produk ayam ras juga terbukti memiliki keunggulan komparatif dan potensi pengembangan di pasar internasional.

BACA JUGA  Rumput Laut Tropis Bisa Turunkan Emisi Metana Ternak

Hasil analisis, imbuhnya menunjukkan faktor jarak geografis dan kondisi ekonomi negara tujuan memengaruhi kinerja ekspor. Dari sisi daya saing industri, strategi dan struktur perusahaan serta dukungan kebijakan pemerintah, khususnya penyederhanaan prosedur ekspor, menjadi faktor kunci dalam meningkatkan daya saing produk ayam ras Indonesia. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Smamda Sidoarjo Kucurkan Beasiswa untuk Siswa Berprestasi

SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo (Smamda) memberikan apresiasi bagi para siswa, siswi yang berhasil mengukir prestasi di kancah nasional dan internasional. Pemberian beasiswa pendidikan itu dilakukan bertepatan dengan prosesi Tasyakuran Kelulusan…

Program Terpujilah GURU dari Sumedang Dirilis Telkomsel

SEBAGAI bentuk kepedulian mereka pada dunia pendidikan di Tanah Air, khususnya nasib guru, Telkomsel resmi meluncurkan Terpujilah GURU Program itu merupakan pelatihan dan pengembangan kompetensi bagi tenaga pendidik di Indonesia…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Dihajar Foolad Sirjan Iranian, Garuda Jaya Jadikan Pelajaran

  • May 14, 2026
Dihajar Foolad Sirjan Iranian, Garuda Jaya Jadikan Pelajaran

Bungkam Nakhonratchasima, Jtekt Stings Aichi Melenggang ke Semifinal AVC

  • May 14, 2026
Bungkam Nakhonratchasima, Jtekt Stings Aichi Melenggang ke Semifinal AVC

Deltras FC Kantongi Lisensi AFC untuk Tiga Tahun Beruntun

  • May 14, 2026
Deltras FC Kantongi Lisensi AFC untuk Tiga Tahun Beruntun

Smamda Sidoarjo Kucurkan Beasiswa untuk Siswa Berprestasi

  • May 14, 2026
Smamda Sidoarjo Kucurkan Beasiswa untuk Siswa Berprestasi

Lintasi Sidoarjo Menuju Borobudur, 50 Biksu Thudong Disambut Hangat Warga

  • May 14, 2026
Lintasi Sidoarjo Menuju Borobudur, 50 Biksu Thudong Disambut Hangat Warga

Dugaan Penggelapan Uang Kasur, Saksi Ungkap 7 Ponpes Sudah Lunas

  • May 14, 2026
Dugaan Penggelapan Uang Kasur, Saksi Ungkap 7 Ponpes Sudah Lunas