
SEBANYAK 50 biksu yang tengah menjalankan ritual Thudong terlihat melintasi kawasan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, dalam rangkaian perjalanan spiritual dari Bali menuju Candi Borobudur, Jawa Tengah, Kamis pagi (14/5).
Aksi jalan kaki ribuan kilometer itu membawa misi utama menyebarkan pesan perdamaian dan toleransi antarumat beragama (walk for peace).
Para biksu yang berjalan kaki ini kebanyakan berasal dari Thailand, disusul Indonesia, Malaysia, dan Laos. Mereka berjalan kaki menempuh perjalanan panjang lintas negara dengan membawa pesan perdamaian dan persaudaraan.
Rombongan memulai perjalanan hari ini dari Kelenteng di pusat Kota Sidoarjo. Sepanjang rute melewati Jalan Raya Buduran hingga Gedangan, para biksu mendapatkan pengawalan ketat dari aparat keamanan TNI-Polri serta didampingi oleh tim medis guna memastikan kondisi fisik mereka tetap stabil.
Menyambut rombongan

Pemandangan menarik terlihat di pinggir jalan, di mana ratusan warga Sidoarjo dari berbagai kalangan berdiri menyambut rombongan. Banyak warga secara sukarela membagikan makanan, buah-buahan, hingga minuman kepada para biksu sebagai bentuk penghormatan dan dukungan moral.
“Senang ikut menyaksikan rombongan biksu berjalan kaki ribuan kilometer, apalagi ini untuk misi perdamaian,” kata Hamzah, salah satu warga yang ikut menyaksikan.
Salah satu momen paling ikonik dalam perjalanan di Sidoarjo ini adalah saat rombongan biksu singgah di Masjid Al-Hidayah, Gedangan. Di sana, para biksu beristirahat sejenak dan disambut hangat oleh pengurus masjid serta tokoh agama setempat.
Persinggahan ini menjadi simbol kuat toleransi beragama di Indonesia, di mana rumah ibadah umat Islam menjadi tempat bernaung sementara bagi para pendeta Buddha yang sedang menjalankan ibadah fisik tersebut.
Hari Raya Waisak
Ritual jalan kaki ini bertujuan syiar perdamaian dan persiapan menyambut Hari Raya Waisak. Perjalanan sejauh 666 km ini menuntut ketahanan fisik yang luar biasa, mengingat para biksu hanya berjalan kaki dengan perlengkapan seadanya.
Setelah dari Sidoarjo, rombongan dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju arah barat melintasi wilayah Mojokerto sebelum akhirnya mencapai target di Candi Borobudur Magelang Jawa Tengah. (OTW/M-01)






